Pelaku pemerkosa karyawati di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO), di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, ditembak mati polisi. Saat akan dibekuk di Jalan Wijaya, Jakarta Selatan, pelaku melakukan perlawanan. "Pelaku kami lakukan upaya paksa penangkapan saat tersangka dalam kondisi mabuk dan melawan petugas," ujar Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Khrisna Murti di RS Polri, Jumat (27/11).Saat ini jenazah pelaku sedang diotopsi di Rumah Sakit Kramatjati. Menurut Khrisna, pelaku sangat sadis saat beraksi. Dia juga mengancam pelaku dengan senjata tajam."Ini biadab. Selain merampok, dia (pelaku) mengancam senjata tajam dan juga menyetubuhi di JPO," tutur Khrisna. Sebelumnya, Polda Metro Jaya dikabarkan bakal membekuk pemerkosa karyawati di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO), yang terletak di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Polda akan mengungkap kasus tersebut pada pukul 14.00 WIB.Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Khrisna Mukti saat dikonfirmasi merdeka.com, Jumat (27/11) masih belum dapat memberikan kepastian itu. "Nanti jam 14.00 WIB kita mau tangkap," katanya.Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes M Iqbal saat dikonfirmasi juga belum mendetailkan perihal penangkapan itu. "Mungkin saja," kata Iqbal.Begitu pula dengan Kapolres Jakarta Selatan Kombes Wahyu Hadiningrat. "Saya belum dengar informasi itu karena Polda yang tangani," ucapnya.
Pemerkosa karyawati di JPO ditembak mati saat asyik mabuk
"Ini biadab. Selain merampok, dia (pelaku) mengancam senjata tajam dan juga menyetubuhi di JPO," tutur Kombes Khrisna.
Advertisement
Rekomendasi