Mandi di sungai, Kakek Safii terseret arus sungai dan tewas

Tubuh Safii terseret 50 meter dari tempat dia mandi.

Aryo Putranto Saptohutomo
Mandi di sungai, Kakek Safii terseret arus sungai dan tewas
Ilustrasi mayat. ©2014 Merdeka.com

Nahas benar Safii (70). Warga Nagari Pilubang, Kecamatan Sungai Limau, Kabupaten Padangpariaman, Sumatera Barat, itu ditemukan tewas setelah terseret arus sungai saat hendak mandi.Menurut Kanit Intel Polsek Sungai Limau, Bripka Ilham Bakri, di Padangpariaman, Minggu (22/11), jasad korban pertama kali ditemukan oleh warga setempat di tepian Sungai Batang Duku, sekitar pukul 17.30 WIB, kemarin, Sabtu (21/11)."Warga yang menemukan langsung melaporkan kepada pihak kepolisian. setelah menerima informasi tersebut, anggota kami langsung menuju Tempat Kejadian Peristiwa," kata Ilham, seperti dilansir dari Antara.Safii pergi ke sungai buat mandi. Namun tiba-tiba saja arus air sungai menjadi deras sehingga korban terseret. Korban yang sudah lanjut usia terbawa arus sungai kurang lebih sejauh 50 meter, dari lokasi kejadian.Dari keterangan beberapa saksi, dugaan sementara Safii meninggal dunia akibat terbawa arus. Sementara itu, Wali nagari setempat, Kaidir mengatakan, membenarkan salah seorang warganya tewas terbawa arus sungai pada Sabtu sore."Memang benar, korban merupakan warga kami yang bernama Safii (70) warga Nagari Pilubang Kecamatan Sungai Limau," kata Kaidir.Dikatakan Kaidir, berdasarkan laporan dari masyarakat setempat, korban memang hendak pergi mandi ke sungai pada sore itu. Namun saat tiba di sungai, air tiba-tiba saja menjadi besar sehingga korban terseret arus."Untuk sementara informasi yang saya terima memang seperti itu. Namun secara pasti penyebab kematiannya kami belum mengetahui pasti," ucap Kaidir.

Rekomendasi