Menelusuri tujuh lencana kerajaan kuno era Kediri

Ketujuh lencana ini masing-masing mewakili kekuasaan para rajanya pada zaman kerajaan kuno di era Kediri.

Debby Restu Utomo
Oleh Debby Restu Utomo - Editor
Menelusuri tujuh lencana kerajaan kuno era Kediri
Yang pertama, Garudmukhalancana. Lancana ini berbentuk Burung Garuda, sebelum NKRI menggunakan lambang garuda, Raja Airlangga pendiri kerajaan Panjalu yang nantinya menjadi Khadiri/Kediri sudah menggunakan garuda sebagai lancana. ©2015 merdeka.com/istimewa
1 dari 6 halaman
Menelusuri tujuh lencana kerajaan kuno era Kediri
Kedua, Bamecwaralancana. Lancana ini berbentuk ukiran tengkorak yang sedang menggigit bulan sabit. Raja Bameswara memerintah Kerajaan Panjalu di Bumi Khadiri hingga tahun (1057 Saka/1135 M). Lancana itu sering disebut dengan Ardhacandrakapalalancana (Prasasasti Gneng I ) ©2015 merdeka.com/istimewa
2 dari 6 halaman
Menelusuri tujuh lencana kerajaan kuno era Kediri
Ketiga, Jayabhayalancana. Lancana ini memiliki wujud gambar manusia berkepala singa yang sedang mencabik perut Hiranyakasipu (Raja Raksasa). Lencana ini dapat dilihat pada Prasasti Hantang (1057 Caka/1135 M) yang ditemukan di Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang. ©2015 merdeka.com/istimewa
3 dari 6 halaman
Menelusuri tujuh lencana kerajaan kuno era Kediri
Keempat, Sarwwecwaralancana. Lancana ini dapat dilihat di Prasasti Pandlegan II yang dikeluarkan pada tahun (1081 Saka/1159 M) di Desa Pikatan Kecamatan Wonodadi Blitar. Lancana tersebut berbentuk mirip dengan sayap yang jumlahnya ada sembilan, di ujungnya terlihat terdapat lingkaran berjambul, dimana kesemuanya dikelilingi tiga lingkaran bergaris. ©2015 merdeka.com/istimewa
4 dari 6 halaman
Menelusuri tujuh lencana kerajaan kuno era Kediri
Kelima, Aryyecwaralancana. Lancana bergambar Ganesha ini digunakan Cri Maharaja Rakai Hino Cri Aryyecwara Madhusudanawatarijaya Mukha, Sakalanhuana tustikarana niwaryya Parakramotunggadewanama. Beliau mengeluarkan prasasti Mleri berangka tahun (1091 Caka/1169 M) dari Desa Mleri Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar, dan Prasasti Angin berangka tahun (1093 Caka/1171 M) dari Desa Jemekan Kecamatan Ringinrejo Kediri yang kini menjadi koleksi Museum Airlangga Kota Kediri. ©2015 merdeka.com/istimewa
5 dari 6 halaman
Menelusuri tujuh lencana kerajaan kuno era Kediri
Keenam, Kamecwaralancana. Lancana bergambar kerang bersayap ini digunakan oleh Cri Maharaja Cri Kamecwara Triwikramawatara Aniwaryyawirya Parakrama Digjayotunggadewanama. Cri Kamecwara mengeluarkan prasasti Semanding (1104 Caka/1182 M) dan Prasasti Cker (1107 Caka/1185 Masehi) Prasasti ini saat ini berada di Museum Airlangga Kota Kediri. ©2015 merdeka.com/istimewa
6 dari 6 halaman
Menelusuri tujuh lencana kerajaan kuno era Kediri
Ketujuh, Crnggalancana. Lencana Kertajaya adalah raja terakhir Kerajaan Panjalu. Lancana ini terdapat pada Prasasti Sapu Angin (1112 Caka/1190 M) yang memiliki bentuk cangka diapit dua tanduk dan bersambung dengan tulisan "Krtajaya" di atasnya. ©2015 merdeka.com/istimewa
Rekomendasi