Tragedi penembakan dan ledakan bom yang meluluhlantakkan kota Paris di Prancis juga membuat kecemasan sekolah warga Negeri Anggur di Bali. Sekolah yang berada di kawasan Kuta Utara misalnya, langsung mendapat pengawalan petugas polisi.Dikatakan Kepala Security, Sekolah Prancis Indonesia Bali, Wayan Catri, saat adanya teror bom di Paris pihaknya sudah melakukan sejumlah pengamanan ketat di sekolah Prancis.Sekolah yang berada tepat di samping konsulat Prancis itu pun mendapat penjagaan ketat. Katanya, tamu yang masuk sudah dilakukan pemeriksaan ketat."Tamu yang datang kita lakukan pemeriksaan dan pengawasan. Dari mulai pengamanan pengecekan tubuh lewat metal detector, kemudian CCTV," kata Catri, Selasa (17/11) di Kuta Bali.Menurut dia, untuk pengamanan polisi sendiri, sudah dari lama dilakukan oleh pihaknya bekerja sama dengan pihak kepolisian."Tidak hanya pada peristiwa ini saja. Tetapi, kami sudah lakukan sejak lama melakukan pengawasan. Hanya saja kali ini lebih diperketat," ujarnya.Sementara itu, Kapolsek Kuta Utara, AKP Aris Purwanto, menyatakan bahwa konsulat Prancis dan Sekolah Prancis merupakan objek vital di wilayah jajarannya.Oleh karena itu, pengamanan tidak hanya dilakukan saat terjadinya peristiwa tragis di Paris, Prancis. Namun, telah dilakukan jauh sebelum kejadian."Pengawasan dan penjagaan sudah rutin sebelum terjadinya aksi teror di Paris. Hanya saja saat ini lebih ditingkatkan penjagaannya," singkat Kapolsek.
Setelah teror di Paris, sekolah WN Prancis di Bali dijaga polisi
Dari mulai pengamanan pengecekan tubuh lewat metal detector, kemudian CCTV.
Advertisement
Rekomendasi