Kapal Motor (KM) Wihan Sejahtera tenggelam di Perairan Surabaya-Gresik, Jawa Timur, Senin (16/11). Seluruh penumpang berjumlah sekitar 153 orang berhasil dievakuasi. Yahya, salah satu korban kapal mengaku, saat peristiwa itu terjadi, dia dan beberapa penumpang lain merasakan kapal seperti menabrak sesuatu di dasar laut."Kapal tadi berangkat dari Pelabuhan Tanjung Perak sekitar pukul 08.00 WIB. Tapi sekitar pukul 09.00 WIB, kapal terasa seperti terasa menabrak karang. Ada suara benturan dan getaran sangat keras. Kemudian kapalnya miring. Semua penumpang langsung panik," terang Yahya.Bakri, penumpang kapal asal Blitar juga memberi kesaksian yang sama. "Kami merasakan ada benturan keras di bawa kapal. Kemudian kapal mengalami kebocoran di sisi kiri dan miring. Saat semua penumpang panik, ada kapal patroli datang melakukan pertolongan," terang Bakri.Sementara Kapal Patroli DItpol Air Polda Jawa Timur yang mengetahui kejadian tersebut sekitar Pukul 10.00 WIB, langsung melakukan melakukan pertolongan hingga berhasil mengevakuasi seluruh penumpang dan membawanya ke Rumah Sakit PHC Surabaya. Pihak kepolisian memastikan, ada 153 penumpang kapal, belum termasuk ABK berhasil dievakuasi. Namun, data dari Syahbandar, penumpang kapal berjumlah 163 orang, belum termasuk ABK. Jika ditotal jumlah keseluruhan, ada 173 orang.Kepala SYahbandar Tanjung Perak Surabaya, Rusdana mengatakan, untuk memastikan data jumlah penumpang, pihaknya masih melakukan pendataan ulang. "Melihat selisih jumlah yang tidak begitu besar, dipastikan semua penumpang selamat. Hanya saja, keberadaan penumpang saat ini terpisah-pisah. Sebagian berada di RS PHC, beberapa lainnya berada di rumah sakit lain," katanya.
Korban mendengar benturan keras sebelum KM Wihan bocor dan miring
Dari peristiwa itu ada 153 penumpang kapal, belum termasuk ABK berhasil dievakuasi.
Rekomendasi