Setelah mendapat kabar meninggalnya Dokter Dionisius Giri Samudra atau Andra (24), sang ayah Agustinus Mudjianto (57) segera ke Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru, Provinsi Maluku, Senin (9/11). Tetapi upaya untuk segera bertemu terkendala sulitnya akses."Begitu dapat kabar, saya langsung beli tiket terbang ke Ambon. Habis itu naik pesawat kecil ke Kota Tual. Di sana saya belum bisa langsung pergi, soalnya belum ada kapal feri," kata Agustinus saat ditanya di Terminal Kargo Bandara Soekarno-Hatta, Jumat (13/11).Jadwal keberangkatan kapal feri dari pelabuhan Kota Tual menuju Dobo hanya dua hari dalam seminggu, yakni hari Rabu dan Jumat. Saat itu, Agustinus tiba di kota Tual hari Senin. Dia terpaksa menunggu dan menginap di tempat seadanya hingga hari Rabu, sembari menunggu kedatangan kapal feri untuk ke Dobo."Saya harus nginap di pelabuhan. Tempatnya itu kayak Tanjung Priok, ada pasar-pasarnya juga. Saya sudah kayak orang bodoh menunggu di sana," tutur Agustinus.
Ayah Dokter Andra kesulitan pergi ke Dobo hingga tidur di pasar
Setelah mendapat kabar Andra meninggal, sang ayah langsung ke Ambon. Tetapi dia harus bersabar menunggu kapal feri.
Rekomendasi