Panitia Persiapan Pembentukan Provinsi Madura (P4M) menyatakan akan mendeklarasikan pembentukan Provinsi Madura pada 10 November mendatang. Jika nantinya wacana itu terwujud, mereka berjanji akan menarik semua warga Madura tersebar di perantauan buat dipulangkan."Kita akan tarik mereka semua kembali Madura. Agar SDM di Madura kembali kuat. Kita akan berdayakan mereka, karena Madura memiliki potensi, mulai migas hingga hasil pertanian, dan hasil lautnya melimpah," kata Sekjen P4M, Jimhur Saros, di Surabaya, Rabu (4/10).Jimhur orang Madura tidak hanya sukses di perantauan, tetapi juga mesti berdaya di tanah kelahiran."Masa orang Madura sukses di daerah lain, tidak bisa menyejahterakan rakyat Madura. Rata-rata masyarakat setuju, orang Madura di perantauan juga setuju Madura jadi provinsi sendiri," ujar Jimhur.Jimhur yang mengklaim mendapat dukungan dari Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, Majelis Ulama Indonesia (MUI), tokoh agama, dan anggota DPR serta DPRD itu juga menyebut, ide atau gagasan melepaskan diri dari Provinsi Jawa Timur ini, karena rasa keadilan.Menurut Jimhur, Madura seolah terpinggirkan oleh pemerintah pusat maupun daerah. Sehingga muncul kekecewaan dan ingin mensejahterakan rakyatnya."Kita akan ajukan judicial review, meminta inisiasi DPR, dan bila perlu kita akan duduki DPR untuk mendapatkan persetujuan. Meski nanti, kita sudah resmi menjadi provinsi sendiri, kita tetap ingin merekatkan diri dengan Surabaya, sebagai bentuk silaturahmi," ucap Jimhur.
Kalau Madura menjadi provinsi, warga di rantau akan diminta pulang
Warga Madura di perantauan diharapkan bisa memakmurkan tanah kelahiran.
Advertisement
Rekomendasi