Pak Raden dimakamkan di TPU Jeruk Purut usai Salat Zuhur

Sebelum meninggal, Pak Raden masih terlihat menjalankan aktivitas nya seperti biasa. Ia bahkan sempat bernyanyi.

Marselinus Gual
Oleh Marselinus Gual - Reporter
Pak Raden dimakamkan di TPU Jeruk Purut usai Salat Zuhur
Pak Raden. ©2012 Merdeka.com

Jenazah almarhum Drs Suyadi atau terkenal dengan sebutan Pak Raden rencananya akan dimakamkan di TPU Jeruk Purut, Kemang, Jakarta Pusat. Sebelum diberangkatkan ke tempat peristirahatan terakhir, tokoh pencipta karakter Si Unyil ini disalatkan di Masjid Jamil Al-Ishlah, tak jauh dari rumah Pak Raden."Setelah salat Zuhur beliau dimakamkan di TPU Jeruk Purut," ujar kerabat Pak Raden di rumah duka, Jl Petamburan No 27, Jakarta Pusat, Sabtu (31/10). Sebelum meninggal, Pak Raden masih terlihat menjalankan aktivitas nya seperti biasa. Ia bahkan sempat bernyanyi bersama relawannya dan juga melukis. "Kemarin malam Pak Raden masih nyanyi-nyanyi dan melukis dengan relawannya. Setelah itu dia baru tidur sekitar pukul 03.00 dini hari," terang Rudi di rumah duka, Jl. Petamburan, No. 27, Jakarta Pusat, Sabtu (31/10). Dua jam setelah masuk kamar dan mulai tidur, para relawan yang juga sempat tidur mendengar jeritan sang seniman. Lantas mereka pun melarikan dia ke RS Pelni untuk mendapat pertolongan. "Kami melarikan almarhum ke UGD pukul 05.00 WIB pagi setelah mendengar jeritan beliau. Dan ternyata dia tak terselamatkan," ujar Rudi kelihatan sedih. Pantauan merdeka.com, ketika diberangkatkan ke Masjid Jami Al-Ishlah, puluhan kerabat dan kenalan ikut mengantar sang maestro untuk didoakan. Tak hanya orang tua, anak-anak kecil pun terlihat penuh rasa ingin tahu melihat saat-saat terakhir Pak Raden sebelum tertutup tanah.

Rekomendasi