Hingga saat ini Safira Permatasari, mahasiswi Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) belum aktif ke kampus. Dari informasi yang didapat, keluarga meminta agar Safira tidak diganggu untuk saat ini, karena masih mengalami trauma usai penculikan.Pihak kampus juga hingga saat ini tidak diminta bantuan apapun oleh keluarga Safira. Namun pihak kampus akan menyediakan pendampingan jika diminta."Sementara ini tidak ada permintaan," kata Wakil Rektor I bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Bambang Wibawarta, Jumat (23/10).Pihaknya juga berharap agar Safira bisa segera pulih dari trauma. Dan meminta agar dilakukan pemantauan supaya Safira bisa merasa nyaman kembali."Kita minta dipantau biar bisa nyaman kembali," ungkapnya.Bambang mengaku sangat menghargai kerja kepolisian yang dengan cepat menangkap pelaku penculikan mahasiswinya. Para penculik Safira berhasil diamankan polisi pada Selasa (20/10).Sebelumnya, penculiknya meminta uang tebusan USD 1 juta dan minta bertemu di salah satu lokasi. "Kami sangat menghargai yang sigap dan cepat menangkap penculik," katanya.
Usai diculik, Safira mahasiswi UI belum masuk kampus lagi
Dari informasi yang didapat, keluarga meminta agar Safira tidak diganggu untuk saat ini, karena masih mengalami trauma.
Halaman Berikutnya
Tito Karnavian Sepakati Langkah Percepatan Pemulihan Pascabencana di Bener Meriah
Rekomendasi