Ratusan pemuda ABG diminta menuliskan surat pernyataan untuk tidak melakukan perbuatannya bikin ricuh di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Mereka diduga suporter sepakbola yang memprovokasi dan melempari fans Persib, Bobotoh.Salah satu pemuda ABG, Effendi warga Grogol mengaku tak akan mengulangi perbuatannya kembali atas kejadian tersebut. "Tadi disuruh buat pernyataan tulis kertas," kata Effendi di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (19/10).Dia menambahkan, bahwa orangtua telah marah atas perbuatannya, namun dirinya mengaku tak melakukan apa pun saat Bobotoh menuju di Stadion GBK. Orangtua sendiri telah mengutus saudara untuk menjadi jaminan atas perbuatannya."Ini boleh pulang, kalau sudah buat surat pernyataan," kata dia.Sementara juga di kesempatan yang berbeda, Aldi warga Tanah Abang mengaku tak ikut-ikutan dalam suporter sepakbola tersebut. Dirinya mengaku hanya sedang menunggu di Halte bus Plaza Semanggi, namun malah diciduk oleh polisi."Tadi saat turun bus, duduk di halte nunggu bus selanjutnya. Namun malah dibawa polisi," kata Aldi.
Biar diizinkan pulang, ABG Jakmania wajib buat surat pernyataan
Mereka diduga suporter sepakbola yang memprovokasi dan melempari fans Persib, Bobotoh.
Advertisement
Rekomendasi