Presiden Joko Widodo mengundang presiden ke-3 Indonesia, BJ Habibie ke Istana Merdeka, Selasa (13/10). Jokowi mengajak Habibie makan siang bersama. Habibie memasuki gerbang Istana sekitar pukul 12.30 WIB dan langsung disambut Jokowi.
Habibie mengenakan baju safari warna gelap, peci hitam dan mengenakan tongkat. Sedangkan Jokowi mengenakan kemeja batik lengan panjang. Saat memasuki Istana, BJ Habibie didampingi anggota Dewan Pertimbangan Presiden Suharso Monoarfa. Sedangkan Presiden Jokowi didampingi Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki.
"Sehat Pak Habibie?," tanya wartawan.
"Sehat," jawab Habibie dengan senyum.
Jokowi menyalami Habibie lantas langsung mengajaknya menuju ke dalam ruangan tamu presiden.
Kedatangan BJ Habibie kali ini adalah yang kedua kalinya untuk memenuhi undangan Jokowi. Pertama kali BJ Habibie diundang Jokowi memberikan saran terkait konflik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kepolisian.
Habibie mengingatkan, Jokowi telah dipilih lebih dari setengah rakyat Indonesia. Dia juga menyinggung tak ada partai politik yang dominan di Indonesia.
"Sekarang tidak ada satu pun partai di bumi Indonesia yang memiliki suara lebih dari 20 persen suara. Tapi presiden Indonesia sekurang-kurangnya mendapat dukungan minimal 51 persen. Dia dipilih untuk memihak 100 persen kepentingan rakyat," kata Habibie dalam jumpa pers usai bertemu Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Kamis (29/1).