Asap kepung landasan pacu, bandara Palembang lumpuh 5 jam

Bandara lumpuh karena jarak pandang hanya 300 meter, sehingga tidak bisa untuk beraktivitas.

Irwanto
Oleh Irwanto - Reporter
Asap kepung landasan pacu, bandara Palembang lumpuh 5 jam
Bandara Sultan Mahmud Baharuddin. ©sahat simarmata.blogspot.com

Kabut asap kembali mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang. Bahkan, kali ini bandara tersebut mengalami lumpuh selama lima jam lebih.

GM Angkasa Pura SMB II Palembang Iskandar Hamid mengungkapkan, bandara tidak bisa beraktivitas sejak pukul 05.30 WIB hingga sekitar pukul 10.00 WIB. Kondisi berlangsung normal saat beberapa pesawat bisa terbang dan mendarat pukul 10.30 WIB.

"Benar, sejak mulai beroperasi atau jam 05.30 tadi tidak operasi, jam 10.30 tadi baru normal," ungkap Iskandar saat dihubungi merdeka.com, Rabu (30/9).

Menurut dia, hal itu terjadi lantaran jarak pandang landasan pacu bandara hanya 300 meter, jauh dari batasan normal 800 meter. Jarak pandang mulai berangsur meningkat menjelang siang hari.

"Sekarang sudah di atas 800-an meter, normal lagi. Kalo pagi tadi ada sekitar 10 penerbangan delay," kata dia.

Berdasarkan data dari website SMB II Palembang, setidaknya ada sepuluh penerbangan yang delay terbang. Di antaranya Batik Air ID 6870 rute Palembang-Jakarta yang dijadwalkan terbang pukul 07.30, Lion Air JT340 Palembang-Jakarta, Epress Air XN740 tujuan Bandung, dan Citilink QG931 rute Palembang-Batam.

Sementara pesawat yang terlambat mendarat yakni Lion Air JT 1340 dari Jakarta yang baru bisa mendarat pukul 13.20 WIB dari jadwal sebelumnya pukul 06.25 WIB, dan Nam Air IN 9881 dari Pangkal Pinang yang mendarat pukul 13.04 WIB dari jadwal 09.50 WIB.
Parahnya, pesawat Garuda Indonesia nomor penerbangan GA100 dari Jakarta dibatalkan. Pesawat tersebut sebelumnya dijadwalkan mendarat di Bandara Palembang pukul 07.00 WIB.

Rekomendasi