Kisah bocah SD di Sleman jual jajanan keliling demi bantu orang tua

Meski sibuk berjualan, Rizal tak pernah melalaikan kewajibannya untuk salat, mengaji, dan belajar.

Nanda Farikh Ibrahim
Kisah bocah SD di Sleman jual jajanan keliling demi bantu orang tua
Syarizal Fadillah, bocah 11 tahun penjual jajanan keliling saat ditemui oleh wartawan merdeka.com, di Sleman, Rabu (23/9). Rizal mengaku bahwa dirinya menjual jajanan seperti sandwich, pisang coklat, roti bakar, hingga sosis, dari kampung ke kampung untuk membantu ekonomi keluarganya. ©2015 merdeka.com/kresna
1 dari 4 halaman
Kisah bocah SD di Sleman jual jajanan keliling demi bantu orang tua
Rizal memulai aktivitasnya berjualan jajanan setiap sepulang sekolah atau sekitar pukul 14.00 Wib. Setiap hari, Rizal menjajakan jajanan ke kampung-kampung yang jaraknya mencapai 10 km dengan bersepeda. ©2015 merdeka.com/kresna
2 dari 4 halaman
Kisah bocah SD di Sleman jual jajanan keliling demi bantu orang tua
Meski sibuk berjualan, Rizal tak pernah melalaikan kewajibannya untuk salat dan menghafal Alquran. Memang, sejak kelas 2 SD Rizal sudah menjadi hafiz. ©2015 merdeka.com/kresna
3 dari 4 halaman
Kisah bocah SD di Sleman jual jajanan keliling demi bantu orang tua
Seusai sembahyang dan menghafal Alquran di masjid dekat rumahnya, Rizal baru pulang ke rumah. Sesampainya di rumah, dia pun langsung menjalankan kewajiban lainnya, yakni belajar. ©2015 merdeka.com/kresna
4 dari 4 halaman
Kisah bocah SD di Sleman jual jajanan keliling demi bantu orang tua
Kegiatan Rizal berjualan jajanan ini sebenarnya sempat dilarang oleh sang ayah. Namun Rizal malang merajuk. ©2015 merdeka.com/kresna
Rekomendasi