Jika dibawa ke Nusakambangan, Gayus cocok huni LP Pasir Putih

Kalau perlu, napi-napi (kasus korupsi) di Lapas Sukamiskin dipindah saja ke Nusakambangan.

Henny Rachma Sari
Oleh Henny Rachma Sari - Reporter
Jika dibawa ke Nusakambangan, Gayus cocok huni LP Pasir Putih
heboh foto gayus tambunan di restoran. ©2015 Merdeka.com/istimewa

Terpidana mafia pajak Gayus Tambunan kembali berulah. Lagi-lagi ia kedapatan asik berkeliaran di luar di tengah menjalani masa hukumannya di LP Sukamiskin.Foto Gayus yang sedang asik santap siang di sebuah restoran di Kelapa Gading menggegerkan publik. Alhasil, Gayus kini dipindahkan ke LP Gunung Sindur, Bogor.Seiring dengan ulah Gayus itu, Pelaksana Harian Kalapas Kelas I Nusakambangan Batu Totok Budiyanto mengaku pihaknya siap menerima Gayus untuk memberikan efek jera."Lapas (Batu) siap menerima kalau ada perintah dari pemerintah. Siapapun yang akan dipindah, kita siap menerima," kata Pelaksana Harian Kepala Lapas Kelas I Batu Totok Budiyanto di Nusakambangan, Cilacap, Kamis (24/9).Kendati penghuni lapas kini tengah melebihi dari kapasitas, lanjut Totok, namun pihaknya masih mempunyai sel dengan pengamanan yang super ketat atau biasa disebut SMS (Super Maximum Security). Sel tersebut pernah dihuni oleh terpidana mati kasus Bom Bali I sebelum dieksekusi, yakni Imam Samudra, Muklas, dan Amrozi."Lapas Batu sebenarnya berkapasitas 225 orang namun saat ini jumlah penghuninya 282 orang. Tapi sel SMS baru terisi 50 persen dari kapasitas," paparnya seperti dilansir Antara."Untuk sel SMS (Super Maximum Security) kapasitasnya 10 orang dan saat ini dihuni lima orang," katanya.Di tempat terpisah, Kepala Lapas Kelas II A Pasir Putih Hendra Eka Putranto mengungkapkan tempat yang paling cocok untuk seorang Gayus Tambunan agar tidak berulah lagi yakni Lapas Pasir Putih. Pasalnya, di lokasi tersebut jauh dari jangkauan sinyal telepon seluler."Lapas Pasir Putih lokasinya paling ujung, paling jauh, sehingga sangat bagus untuk membina Gayus. Kalau perlu, napi-napi (kasus korupsi) di Lapas Sukamiskin dipindah saja ke Nusakambangan," ungkapnya.Lapas Pasir Putih yang dibangun pada tahun 2008, lanjut Hendra, mempunyai kapasitas sekitar 300 orang dimana saat ini sudah dihuni oleh 246 napi, sehingga sudah barang tentu tempat tersebut masih mampu untuk menampung seorang Gayus Tambunan.

Rekomendasi