Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Tito Karnavian mengaku sudah menyampaikan kasus sopir Kopaja ugal-ugalan hingga berakibat kecelakaan yang berujung meninggalnya pengendara Go-Jek kepada Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Tito meminta perlu adanya perbaikan sistem transportasi publik."Polri hanya melakukan penegakan hukum, tapi pembinaan dan regulasi transportasi publik ada pada Pemda DKI. Kita mau ada evaluasi terhadap transportasi publik agar lebih baik," kata Tito di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (18/9).Menurut dia, kendaraan harus sesuai uji kelayakan KIR dan sopir harus dilakukan sertifikasi agar tidak terjadi korban kriminal di dalam bus. Dia menyakini Ahok mampu melakukan langkah perbaikan transportasi publik di Jakarta."Beliau tadi melakukan langkah-langkah kebijakan di antaranya untuk membuat bergabung dalam transjakarta, membuat lebih banyak bus-bus besar dibanding bus kecil," kata dia.Seperti diketahui, sopir Kopaja mengemudikan kendaraannya dengan ugal-ugalan hingga berakibat kecelakaan yang menelan korban jiwa di Warung Buncit, Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (16/9) lalu. Atas kejadian tersebut, pengendara Go-Jek tewas bersama istrinya yang sedang hamil dan anaknya kritis dibawa di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat.Polisi juga sudah menetapkan sopir Kopaja sebagai tersangka. Atas perbuatan tersebut, sopir Kopaja dikenakan Pasal 310 KUHP dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara.
Kopaja ugal-ugalan, Kapolda Metro mau transportasi publik dievaluasi
Irjen Tito meminta perlu adanya perbaikan sistem transportasi publik.
Advertisement
Rekomendasi