Ogah komentar soal jebolan IPDN, Emil takut diserang pro Ahok

Menurut Ridwan Kamil, praja IPDN yang dituduhkan Ahok tidak bisa digeneralisir.

Andrian Salam Wiyono
Oleh Andrian Salam Wiyono - Reporter
Ogah komentar soal jebolan IPDN, Emil takut diserang pro Ahok
ridwan kamil pantau pengerjaan trotoar. ©2015 merdeka.com/andrian salam wiyono

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil ogah komentar soal pernyataan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang menyebut lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) suka korupsi. Bahkan Ahok sempat sesumbar menyebut sekolah praja tersebut hanya mengumpulkan uang untuk menyogok oknum jaksa.

"Kalau di Bandung saya tidak pernah melihat PNS itu background pendidikannya dari mana," kata pria yang akrab disapa Emil, di Bandung, Selasa (8/9).

Soal Ahok yang berani mengungkapkan itu, Emil lagi-lagi emoh berkomentar. "Ah no comment, no comment, bahaya. Nanti ada pro Ahok yang akan menyerang."

Menurutnya, praja IPDN yang dituduhkan Ahok tidak bisa digeneralisir. "Bagi saya, permasalahan yang sering terjadi itu oknum. Nah oknum itu kan enggak bisa digeneralisir. (Misalnya) ada oknum ITB, saya jadi jelek kan enggak juga. Saya kira itu saja," ungkapnya yang merupakan jebolan ITB.

Yang terpenting, para PNS Kota Bandung memiliki tiga kriteria wajib yaitu bersih, melayani, dan profesional.

"Apakah dia dari IPDN dari Unpad atau dari mana-mana, selama tiga komponen itu dipenuhi saya tidak akan pernah mempermasalahkan almamater," tandasnya.

Rekomendasi