Buku karangan Denny JA yang bertajuk 'Fang Yin's Handkerchief' menjadi best seller di amazon.com, pada Juli 2015 lalu turut dipamerkan dalam Indonesian International Book Fair 2015 yang diselenggarakan IKAPI Pusat pada 2-6 September di JCC Senayan, Jakarta.Denny JA yang dikenal sebagai konsultan politik dan pakar opini publik memang lebih produktif menulis setelah memilih beristirahat dari konsultan politik. Tanpa diduga, karyanya yang memotret kisah seorang gadis Tionghoa yang menjadi korban pemerkosaan pada peristiwa kerusuhan 1998 ini, berhasil menarik perhatian publik buku dunia.Di acara pameran buku IKAPI Pusat, Minggu (6/9), buku 'Sapu Tangan Fang Yin' dibedah oleh dua orang pembahas di panggung lobby area pameran. Menghadirkan Jamal D Rahman, sastrawan, yang membedah sisi estetik buku puisi tersebut.Fahd Pahdepie, CEO Inspirasi.co, yang membahas bagaimana buku tersebut bisa menembus jajaran best seller Amazon.com dan apa yang bisa dilakukan penulis Indonesia lainnya untuk mengikuti jejak sukses buku ini.Menurut Fahd, eBook segera menjadi trend dominan dunia buku. Di tahun 2008, penjualan eBook di Amerika Serikat hanya di bawah 2 persen. Namun, di tahun 2013 meningkat menjadi 30 persen. Hanya dalam waktu 5 tahun, penjualan buku eBook meningkat 1500 persen."Ke depan eBook akan menjadi dominan karena harganya jauh lebih murah. Pembeli juga bisa membelinya secara jauh lebih praktis dari beranda rumahnya sendiri melalui internet," ujar Fahd.Menurut laman okdork.com, untuk menjadi best seller nomor 1 di Amazon.com, bukanlah sesuatu yang mudah. Paling tidak, perlu dilakukan penjualan sekitar 3.000-5.000 kopi buku dalam kurun waktu 24 jam sejak buku tersebut dirilis."Dengan beberapa tips dan strategi, buku Indonesia dapat menembus dan menjadi best seller penjualan buku online terbesar dunia, di Amazon.com," lanjutnya.Sementara itu, Fatih Aljihadi yang merupakan perwakilan penerbit buku itu menilai hal tersebut bisa dicapai berkat strategi marketing yang tepat."Secara materi, buku 'Fang Yin’s Handkerchief' memang memiliki kekuatan tersendiri yang tak dimiliki buku-buku puisi lainnya di jajaran best-seller Amazon. Terbantu juga dengan tema Indonesia yang diangkat buku tersebut," ucapnya.Selain edisi Bahasa Inggris, diterbitkan juga edisi bahasa Jerman dengan tajuk 'Das Taschentuch der Fang Yin'.Buku edisi bahasa Jerman ini dirilis di Amazon.com untuk menyambut pesta buku terbesar dunia di Frankfurt Book Fair, 14-18 Oktober mendatang, di mana Indonesia menjadi tamu kehormatan.
Lewat eBook, buku Indonesia bisa tembus pasar dunia
Hanya dalam waktu 5 tahun, penjualan buku eBook meningkat 1500 persen.
Rekomendasi