Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj menemui Presiden Joko Widodo di Istana. Said melaporkan hasil muktamar ke-33 yang beberapa waktu lalu diselenggarakan di Jombang, Jawa Timur, khususnya mengenai susunan pengurus PBNU periode 2015-2020."Kami tadi menyerahkan hasil muktamar masa kidmat 2015-2020. Presiden memberikan apresiasi dan mendoakan kita dan lebih baik ke depan dan lebih bermanfaat," kata Said usai bertemu Jokowi di Istana, Jakarta, Kamis (27/8).Lebih lanjut, kata Said, pihaknya mengundang kembali presiden untuk mengukuhkan pengurus lengkap PBNU. Rencana pelantikan pengurus akan dilakukan di Masjid Istiqlal pada tanggal 5 September nanti."Kami pun mengundang 5 September 2015 pukul 13.00 WIB, untuk mengukuhkan pengurus lengkap NU, sehingga pengurus besar sudah diterima oleh pemerintah," katanya.Said mengklaim bila proses pelaksanaan Muktamar NU ke-33 berjalan lancar dan tidak ada konflik. Hal ini juga disampaikan ke Presiden Jokowi."Tak ada konflik, sudah disampaikan kepada presiden," tegasnya. Said pun tak menggubris jika hasil Muktamar NU ke-33 digugat dan dibawa ke ranah hukum oleh Kubu Gus Solah dan Hasyim Muzadi. "Bukan urusan saya itu. Saya akan kerja aja," tandasnya.
Lapor hasil Muktamar NU ke Jokowi, Said Aqil bilang tak ada konflik
Dalam kesempatan itu Said Aqil pun minta Jokowi kukuhkan pengurus PBNU di Masjid Istiqlal.
Rekomendasi