Muktamirin Muhammadiyah dorong haramkan pilih pemimpin koruptor

Muhammadiyah juga mendorong 'Gerakan Berjamaah Lawan Korupsi' dalam rangka mencerdaskan dan memajukan Indonesia.

Muhammad Hasits
Oleh Muhammad Hasits - Reporter
Muktamirin Muhammadiyah dorong haramkan pilih pemimpin koruptor
Muktamar Muhammadiyah. ©2015 merdeka.com/muhammad hasits

Muktamar Muhammadiyah yang berlangsung 3-7 Agustus 2015 di Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar Sulawesi Selatan telah menghasilkan beberapa rekomendasi. Salah satunya soal gerakan melawan korupsi di Indonesia."Di tingkat internal Muhammadiyah bisa mendorong seluruh amal usaha Muhammadiyah untuk menerapkan good corporate governance dan melahirkan fatwa tarjih baru tentang haram memilih pemimpin yang korupsi," demikian salah satu keputusan Muktamar Muhammadiyah, Jumat (7/8).Muhammadiyah juga mendorong "Gerakan Berjamaah Lawan Korupsi" sebagai salah satu instrumen utama Muhammadiyah dalam rangka mencerdaskan dan memajukan Indonesia. Sebab, korupsi merupakan kejahatan luar biasa.Korupsi selama ini telah menghancurkan kepentingan publik. Korupsi juga membuat perencanaan ekonomi yang dibuat tidak bisa berjalan dengan baik.Tidak itu saja, korupsi juga membuat politik dipenuhi dengan praktik tidak beradab dan abai kepentingan publik. Virus korupsi sekarang sudah menjadi epidemik yang merusak sendi-sendi peradaban."Pemberantasan korupsi dapat dilakukan dengan beberapa cara di antaranya memberikan sanksi sosial bagi para koruptor, memulai hidup bersih tanpa korupsi dimulai dari diri sendiri."

Rekomendasi