Kegelisahan penumpang di Ngurah Rai batal terbang karena abu Raung

Mereka terus meminta kejelasan kepada petugas dan mengamati papan informasi sambil berharap penerbangan segera dibuka.

Nanda Farikh Ibrahim
Kegelisahan penumpang di Ngurah Rai batal terbang karena abu Raung
Sejumlah penumpang tampak gelisah saat penerbangannya ditunda dan kembali menunggu di Bandara Ngurah Rai, Denpasar, Bali, Kamis (6/8). Penundaan beberapa penerbangan di Bandara Ngurah Rai ini dikarenakan abu erupsi Gunung Raung terbawa angin hingga menyelimuti langit di sebagian wilayah Bali. ©AFP PHOTO/Sonny Tumbelaka
1 dari 5 halaman
Kegelisahan penumpang di Ngurah Rai batal terbang karena abu Raung
Seorang penumpang yang tampak gelisah mendatangi petugas untuk meminta kejelasan terkait penerbangannya, di Bandara Ngurah Rai, Denpasar, Bali, Kamis (6/8). ©AFP PHOTO/Sonny Tumbelaka
2 dari 5 halaman
Kegelisahan penumpang di Ngurah Rai batal terbang karena abu Raung
Sejumlah penumpang tampak masih menunggu di pintu keberangkatan di Bandara Ngurah Rai, Denpasar, Bali, Kamis (6/8). ©AFP PHOTO/Sonny Tumbelaka
3 dari 5 halaman
Kegelisahan penumpang di Ngurah Rai batal terbang karena abu Raung
Sejumlah penumpang memilih untuk beristirahat sembari menunggu penerbangan di Bandara Ngurah Rai, Denpasar, Bali, Kamis (6/8). ©AFP PHOTO/Sonny Tumbelaka
4 dari 5 halaman
Kegelisahan penumpang di Ngurah Rai batal terbang karena abu Raung
Sejumlah penumpang terus mengamati papan informasi sambil berharap penerbangan segera dibuka. ©AFP PHOTO/Sonny Tumbelaka
5 dari 5 halaman
Kegelisahan penumpang di Ngurah Rai batal terbang karena abu Raung
Suasana penumpang yang menunggu penerbangan di Bandara Ngurah Rai, Denpasar, Bali, Kamis (6/8). ©AFP PHOTO/Sonny Tumbelaka
Rekomendasi