Kepala Polres Metro Jakarta Selatan Komisaris Besar Wahyu Hadiningrat mengatakan pemeriksaan Leasa Sharon Rose (47), ibu yang diduga melakukan kekerasan terhadap anaknya di Cipulir, GT (12), ditunda. Hal itu lantaran Sharon mengaku sedang sakit."Iya tadi ada agenda kita panggil untuk diperiksa. Tapi karena dia (Sharon) mengaku sakit, akhirnya pemeriksaan dibatalkan," kata Wahyu kepada wartawan di Jakarta, Senin (13/7).Lanjut Wahyu, pihaknya kini tengah melakukan rapat dengan perwakilan Kementerian Sosial, Kementerian Perempuan dan Anak, KPAI, psikolog independen dan lainnya. rapat tersebut untuk memberikan masukan atas kasus penganiayaan anak ini."Hal ini dilakukan agar pihaknya mendapatkan masukan, sekaligus koordinasi guna menentukan langkah lanjutan terhadap kasus tersebut. Rapat kita terkait dalam rangka kasus GT untuk hasilnya nanti kita sampaikan," tegasnya.Sementara itu, Sharon yang diam-diam datang ke Mapolres Jakarta Selatan membantah jika bakal diperiksa. Dia mengaku masih mempersiapkan pengacara."Belum ada (pemeriksaan), belum ada, hari ini. Masih perlu kesiapan dengan lawyer saya. Belum ada pemeriksaan. Baru besok (Selasa) diperiksa," kata Sharon di Mapolres Jakarta Selatan.
Polisi batal periksa Sharon akibat ngaku sakit & tak punya pengacara
"Tapi karena dia (Sharon) mengaku sakit, akhirnya pemeriksaan dibatalkan," kata Wahyu.
Advertisement
Rekomendasi