Ratusan calon pembantu rumah tangga pengganti (PRT infal) sejak dua hari lalu sudah memadati kantor PT Hadi Jaya di Jalan Kartini, Pancoran Mas, Depok. Mereka adalah tenaga PRT infal yang akan bekerja selama lebaran nanti untuk menggantikan PRT reguler yang mudik.
PRT infal yang banyak datang ke lembaga penyalur jasa PRT milik Wuryani Hadi ini berasal dari Jawa Tengah dan Jawa Timur. Setiap hari mereka silih berganti datang ke yayasan.
Ada yang langsung dapat majikan, namun ada pula yang harus menunggu berhari-hari. Tapi semua PRT infal itu sudah pasti dijemput calon majikan. "Kami sudah menyalurkan PRT infal sejak kemarin. Terakhir 13 Juli nanti setelahnya tidak ada lagi karena semua PRT sudah habis," kata Direktur PT Hadi Jaya, Wuryani Hadi, Kamis (9/7/2015).
Rata-rata PRT infal hanya menunggu tiga hari dari masa kedatangan di kantor tersebut. Prosedurnya, calon majikan datang untuk menjemput PRT infal. Kemudian setelah selesai masa kerja, majikan harus mengembalikan ke kantor Hadi Jaya.
Wuryani tidak menerapkan persyaratan sulit bagi calon majikan dan PRT. Bagi majikan hanya meninggalkan KTP dan membayar uang administrasi Rp 1 juta. Untuk PRT harus memiliki izin dari keluarga atau suami.
"Yang pesan sudah banyak sejak awal puasa. Jadi sekarang kami hanya menyalurkan sambil menunggu yang masih di jalan," ceritanya.
Untuk PRT infal harganya Rp 150 ribu-200 ribu per hari. Untuk baby sitter Rp 200 ribu-250 ribu per hari. Semakin banyak pengalaman mereka maka tarifnya semakin tinggi.
"Kami tidak menyalurkan PRT yang baru untuk tenaga infal. Mereka benar-benar yang sudah berpengalaman, minimal pernah bekerja dua tahun," katanya.
Tahun ini lembaganya menyalurkan sekitar 500 orang. Masa kerja PRT infal dimulai sejak 10-25 Juli nanti. "Ada yang sudah berangkat ke majikannya tapi belum terlalu banyak. Mulai ramainya 10 Juli," ucapnya