Diduga Kopassus vs TNI AU di Sukoharjo berkelahi saat mabuk

Denpom mengatakan jumlah tersangka masih bisa bertambah. Mereka akan gencar merazia tempat hiburan malam.

Arie Sunaryo
Oleh Arie Sunaryo - Reporter
Diduga Kopassus vs TNI AU di Sukoharjo berkelahi saat mabuk
4 TNI AU dikeroyok puluhan Kopassus. ©2015 Merdeka.com

Fakta-fakta soal perkelahian antara anggota Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara dengan personel Korps Pasukan Khusus Grup 2 Kandang Menjangan, terus bermunculan. Komandan Denpom Kodam IV/Diponegoro, Kolonel CPM Arief Wibowo Djadi, menyebut ada indikasi anggota TNI terlibat pertengkaran di Karaoke Bima, Solo Baru, karena sedang di bawah pengaruh minuman beralkohol."Kejadian di Sukoharjo itu ada indikasi pengaruh alkohol. Kami masih memeriksa barang bukti di CCTV," ujar Arief saat ditemui wartawan di Mako Denpom IV/4 Surakarta, Jumat (5/6).Meski demikian, Arief mengatakan pihaknya masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Dia mengemukakan tengah melakukan penyelidikan dengan membentuk tim dari Denpom Solo sebanyak 20 orang. Arief tidak menampik kemungkinan jumlah tersangka bertambah, seiring hasil pemeriksaan. Terkait motif perkelahian, dia mengaku belum ada perkembangan."Motifnya masih sama, yakni emosi pribadi," ucap Arief.Bercermin dari peristiwa itu, Arief menyatakan pihaknya telah melarang anggota TNI berada di tempat hiburan malam. Pihaknya akan mengintensifkan razia terhadap anggota TNI yang berada di tempat hiburan malam. Menurut dia, tempat hiburan seperti itu terlarang untuk anggota TNI yang akan bersenang-senang. "Razia akan kami koordinasikan dengan POM AD, POM AU dan Kepolisian," tambah Arief.Soal penyebab tewasnya Serma Zulkifli dari TNI AU, pihaknya masih menunggu hasil visum. Dari hasil visum tersebut diketahui faktor meninggalnya Serma Zulkifli.

Rekomendasi