Enggan turuti suami, istri dilempar kursi dan dikurung di kamar

Sang suami naik pitam lantaran istrinya menolak permintaan menyiapkan pakaian anak, berdalih hendak kerja.

Imam Mubarok
Oleh Imam Mubarok - Reporter
Enggan turuti suami, istri dilempar kursi dan dikurung di kamar
Ilustrasi KDRT. ©2015 Merdeka.com

Lantaran menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga, TI, warga Sukorejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri melaporkan suaminya ke polisi, Kamis (28/5). TI mengaku dilempar menggunakan kursi oleh suaminya setelah menolak menyiapkan pakaian untuk kedua anaknya.Kejadian itu bermula, saat K (suaminya) meminta TI menyiapkan pakaian kedua anaknya yang akan diajak pergi. Tetapi, TI belum bisa menyiapkan karena hendak berangkat kerja. K yang tersinggung dan marah kemudian melempar TI dengan kursi dan mengenai kaki kanannya.Karena merasa ketakutan, TI kemudian masuk ke dalam kamar. Sedangkan K pergi bersama kedua anaknya serta mengunci pintu rumah kontrakannya di daerah Kelurahan Setono Pande, Kota Kediri.Namun, akhirnya TI berhasil keluar melalui tembok dapur. Atas kejadian itu, TI mengalami luka memar dan bengkak pada kaki kanannya. Dengan hasil visum et repertum dari rumah sakit, dia kemudian memberanikan diri melapor ke Polres Kediri Kota.Kasubag Humas Polres Kediri Kota, AKP Anwar Iskandar mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan dan akan melakukan mediasi perdamaian pada kedua belah pihak.

Rekomendasi