Legiun Veteran Republik Indonesia Kabupaten Lampung Utara mengaku tidak diundang saat acara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas). Mereka menyesal dengan tindakan jajaran Pemkab setempat yang dinilai melupakan jasa para pejuang kemerdekaan."Kami tidak hadir karena tidak ada undangan upacara besar itu. Biasanya memang anak muda sudah lupa dengan sejarah, padahal tanpa para pejuang tidak akan ada kemerdekaan," ujar Ketua LVRI Lampung Utara Saleh Ahmad yang akrab disapa Datuk, Kotabumi, Kamis (21/5).Pada peringatan Harkitnas 2015 di halaman Kantor Pemkab Lampung Utara, Kotabumi, Rabu (20/5), tanpa kehadiran para pejuang (legiun veteran) di kabupaten setempat.Saleh mengingatkan seharusnya anak muda harus ingat kepada para pejuang kemerdekaan. "Bukankah bangsa yang kuat adalah bangsa yang ingat atas jasa para pejuangnya," ujarnya."Di sini dapat kita lihat dengan ketidakhadiran para pejuang karena memang tidak diundang pada upacara Harkitnas itu, padahal ini adalah upacara negara. Hal itu membuktikan bahwa generasi muda sudah melupakan para pejuang, tetapi tidak apa-apa kami tidak perlu capek-capek," kata Saleh Ahmad.Dia justru memberikan pesan dari para pejuang Lampung Utara, agar generasi muda saat ini dapat tetap menggelorakan semangat kemerdekaan dengan kebangkitan bangsa yang kuat dan terus bersatu."Terutama gelorakan kebangkitan perubahan untuk Lampung Utara ke arah yang lebih baik lagi, sesuai dengan visi dan misi Bupati Agung Ilmu Mangkunegara. Mari kita bantu dengan menggelorakan kebangkitan untuk membawa perubahan di Lampung Utara ke arah yang lebih baik lagi," ujarnya.
Tak diundang di Harkitnas, legiun veteran sindir Pemkab lupa sejarah
Legiun veteran ini kecewa dengan Pemkot Lampung Utara yang tidak mengundang mereka di Harkitnas.
Rekomendasi