Sembilan dari 10 tahanan yang sempat kabur dari rutan BNN pada 31 Maret silam, kini telah berhasil ditangkap. Polisi juga berhasil mengamankan 4 orang yang diduga membantu mereka selama pelarian.Hal itu dijabarkan oleh Deputi Bidang Pemberantasan BNN, Irjen Dedi Fauzi L Hakim, dalam konferensi pers di kantor BNN, Jalan MT Haryono, Cawang, Jaktim."Jadi ini 13 orang yang kita amankan," ujar Dedi, Sabtu (9/5).Hal ini pun diamini oleh Kepala BNN, Anang Iskandar, yang turut serta hadir dalam konferensi pers tersebut. "Yang jelas, mereka bisa sampai lari itu karena dibantu oleh seorang penjaga tahanan," kata Anang.Diketahui, 10 tahanan BNN kabur dari rutan di markas BNN Cawang, pada Selasa (31/3) silam. Mereka berhasil kabur dari dalam rutan, setelah membobol tembok dan melakukan pelarian dengan bantuan seorang oknum penjaga tahanan di rutan tersebut.Lima orang dari mereka yang berhasil melarikan diri kala itu, merupakan kelompok Aceh, yakni Hamdani Razali (36), Abdullah alias Dulah (35), Hasan Basri (35), Usman alias Raoh (42), dan Samsul Bahri alias Kombet (42),Selain itu, dua orang lainnya di antara 9 orang tersebut, diketahui merupakan jaringan peredaran sabu yang ditangkap di Karawang (San Diego Hills), mereka adalah Apip Apriansyah (33) dan M Husein (42).Kemudian tiga orang tahanan lain yang terlibat dalam pelarian tersebut adalah Erick Yustin (39), Harry Radiawana, dan Franky Gozali.
BNN: Tahanan kabur karena dibantu seorang penjaga Rutan
Sembilan dari 10 tahanan yang sempat kabur dari rutan BNN pada 31 Maret silam, kini telah berhasil ditangkap.
Rekomendasi