Disogok duit dan emas perwira polisi tunduk pada bandar narkoba

"Kalau ada anggota saya yang melakukan pelanggaran, kami tindak. Kan kita mau polisi bersih," kata Komjen Budi.

Siti Nur Azzura
Oleh Siti Nur Azzura - Reporter
Disogok duit dan emas perwira polisi tunduk pada bandar narkoba
Budi Waseso. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Anggota Direktorat Tindak Pidana Narkotika Bareskrim Polri, PN diciduk Pengamanan Internal Polri saat menerima suap dari bandar narkoba. Polisi nakal berpangkat Ajun Komisaris Besar itu meminta upeti Rp 5 miliar.Kelakuan PN terendus setelah bandar itu mengadu ke Propam Mabes Polri. Awalnya bandar tersebut sudah menyerahkan uang Rp 3 miliar, namun PN minta tambah. Akhirnya mereka bersepakat untuk sisa Rp 2 miliar diserahkan di Bandung.Karo Penmas Polri Brigjen Agus Rianto mengatakan, beberapa barang bukti disita dari perwira menengah tersebut. Dari pengembangan sementara, PN meminta sejumlah uang dari pecahan rupiah, dolar serta emas."Yang kita sita tidak sampai Rp 2 miliar, hanya Rp 530 juta lebih, ada beberapa ribu dolar Amerika. Ada beberapa keping emas," ujar Agus.Saat ini penyelidikan terhadap PN masih dilakukan Propam. Dengan seabrek bukti yang ditemukan PN sudah seharusnya dijerat secara pidana."Sedang diproses di Propam dengan saksi korban dengan alat bukti kita temukan hasilnya bila terbukti pidana umum akan diproses pidana umum," kata Kabareskrim Komjen Pol Budi Waseso di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (6/5).Budi juga berjanji transparan menangani kasus tersebut, sama hal nya dengan kasus yang menjerat pimpinan dan penyidik KPK. Menurutnya, ini menjadi momentum untuk Polri membersihkan anggota-anggota bandel."Kami konsisten dan konsekuen dalam penanganan masalah ini. Kalau ada anggota saya yang melakukan pelanggaran, kami tindak. Kan kita mau polisi bersih," kata Budi.Saat ini, menurut Budi Waseso, PN sedang diperiksa oleh Divisi Profesi dan Pengamanan (Div Propam) Mabes Polri. "Sekarang diperiksa di Propam. Untuk pidananya saya akan tangani, bisa saja ancamannya pecat," tandasnya.

Rekomendasi