Curah hujan yang tinggi di kawasan Solo Raya akhir-akhir ini membuat elevasi Sungai Bengawan Solo meninggi. Bahkan pada Kamis (23/4) dini hari kemarin, muka air sungai terpanjang di pulau Jawa tersebut menyentuh 8,5 meter.Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) meminta warga di sekitar bantaran Sungai Bengawan Solo agar tetap siaga. Sebab diprediksi curah hujan dalam beberapa hari ke depan masih tinggi."Tinggi muka air Sungai Bengawan Solo di pos Jurug sempat menyentuh 8,3 meter pada Kamis dini hari kemarin. Dan terus naik sampai puncaknya pukul 06.00 WIB, terpantau 8,5 meter," ujar Kepala BBWSBS Yudi Pratondo kepada wartawan, Jumat (24/4).Meski saat ini muka air mulai surut, namun tingginya curah hujan masih harus tetap diwaspadai. Pihaknya meminta warga untuk meningkatkan kesiapsiagaan kemungkinan sewaktu-waktu aliran Sungai Bengawan Solo naik dan menyebabkan banjir."Kami mengimbau warga yang tinggal di bantaran aliran Sungai Bengawan Solo agar siaga," ucapnya.Terpisah, Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo mengaku telah menginstruksikan seluruh lurah dan camat untuk memantau wilayahnya masing-masing. Dia juga meminta mereka menyiapkan posko-posko pengungsian."Kami sudah meminta lurah dan camat siaga. Daerah rawan banjir seperti Jebres, Sewu, Pucangsawit, Gandekan, Pasar Kliwon, Semanggi, dan lain sebagainya harus siaga banjir Bengawan," pungkasnya.
Bengawan Solo meninggi, warga diminta waspada
Muka air sungai terpanjang di pulau Jawa tersebut menyentuh 8,5 meter.
Rekomendasi