Kaya berkat cuitan di dunia maya

Menjadi selebtwit memberi keuntungan. Selain popularitas yang tinggi, pundi-pundi rupiah datang sendiri.

Anwar Khumaini
Oleh Anwar Khumaini - Reporter
Kaya berkat cuitan di dunia maya
facebook dan twitter. © brellabee.com

Selebtwit, kita belakangan kerap mendengar istilah tersebut. Menjadi selebtwit memang bikin orang terkenal di dunia maya, namun belum tentu di dunia nyata. Sebab, kadang orang eksis di dunia maya, sementara di dunia nyata biasa-biasa saja, bahkan kadang cenderung melempem.Tapi menjadi selebtwit memberi keuntungan. Selain popularitas yang tinggi, pundi-pundi rupiah datang sendiri. Biasanya para selebtweet diminta jadi buzzer oleh perusahaan untuk memperkenalkan produknya, atau menggolkan kampanyenya.Selebtwit juga banyak dipakai oleh partai politik, saat pemilu lalu untuk sekadar pencitraan, pengerahan massa atau membentuk opini publik.Tapi terkadang, selebtwit juga bikin repot perusahaan atau instansi, juga perorangan. Mereka kadang 'arogan', dengan menulis status di Twitter, menjelek-jelekkan pihak-pihak tertentu. Alasannya mungkin bisa jadi karena misalnya pengalaman pribadi merasa dikecewakan oleh perusahaan atau produk tertentu, tanpa ada embel-embel bayaran. Tapi kadang selebtweet juga dibayar untuk membikin 'kegaduhan' di dunia maya, hingga merepotkan perusahaan, terutama brand-brand ternama yang sangat peduli dengan citra.Nah merdeka.com kali ini akan mengupas tentang lika liku selebtwit dari berbagai sisi, baik sisi baik maupun sisi buruknya. Selalu ada sisi hitam putih dalam hidup ini. Selamat membaca.

Rekomendasi