Puskamnas sebut ledakan di Tanah Abang berasal dari bom rakitan

Masyarakat akan ketakutan apabila Polri menyatakan ledakan di Tanah Abang berasal dari sebuah bom.

Faiq Hidayat
Oleh Faiq Hidayat - Reporter
Puskamnas sebut ledakan di Tanah Abang berasal dari bom rakitan
ledakan bom di tanah abang. ©2015 merdeka.com/imam buhori

Kepala Pusat Kajian Keamanan Nasional (Puskamnas) Prof Hermawan Sulistyo menilai ledakan yang terjadi di Tanah Abang, Jakarta Pusat berasal dari sebuah bom rakitan. Alasannya, tidak ada petasan yang menggunakan bahan dasar bercampur paku."Semua bukti forensik ke arah sana. Enggak ada orang bikin petasan pakai paku," kata Hermawan usai diskusi di Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Jumat (10/4).Menurut dia, masyarakat akan ketakutan apabila Polri menyatakan ledakan di Tanah Abang berasal dari sebuah bom. Hal ini juga akan berdampak pada pelaku yang disinyalir akan merasa berhasil mencapai tujuannya menimbulkan teror di masyarakat."Reaksi mereka (Polri) tepat tapi enggak mau ngomong saja. Karena kami (Polri) ini tugasnya menenangkan masyarakat kok ngomongnya bikin takut," ujarnya.Seperti diketahui, Polri memastikan ledakan di Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (8/4) bukan berasal dari bom. Kabagpenum Mabes Polri Kombes Rikwanto menyebut ledakan berasal dari petasan berukuran besar."Masyarakat bilang bom karena meledak. Tapi secara ilmiah itu bukan bom karena enggak ada detonator, tidak ada switch on-off, sumbu atau baterai. Jadi kami anggap petasan banting besar lah," kata Rikwanto di Kantornya, Kamis (9/4).

Rekomendasi