Komedian senior Nuri Sarinuri atau akrab disapa Mpok Nori semasa hidupnya sangat mencintai budaya Betawi. Setelah sibuk bermain sinetron akhirnya Almarhumah membuka Sanggar Si Noray.Namun, kini sanggar tersebut telah kehilangan sang pendiri. Pasalnya, Mpok Nori mengembuskan napas terakhirnya sekitar pukul 08.10 WIB tadi di Rumah Sakit Pasar Rebo.Lantas bagaimana nasib Sanggar Si Noray setelah kepergian Mpok Nori?Cucu kedua Mpok Nori, Rosi Hati (39) mengungkapkan, permasalahan pengelolaan sanggar Si Noray masih belum jelas. Sebab masih harus dibicarakan oleh seluruh anggota keluarga."Belum tahu ya (kelanjutan sanggar). Belum ada kompromi. Kami rundingan dulu," ungkapnya di rumah duka, Bambu Apus, Jakarta Timur, Jumat (3/4).Namun, dia memastikan, sanggar warisan neneknya tersebut tetap akan dilanjutkan. Sebab, Mpok Nori masih memiliki dua anak yang bisa melanjutkan."Kalau sanggar lanjut. Mungkin nanti yang gantikan emak saya (Bu Mami) atau anaknya emak Mpok Nori yang bontot (Bu Engkar)," tutup Rosi.
Meski Mpok Nori meninggal sanggar Si Noray terus jalan
Semasa hidupnya, Mpok Nori sangat mencintai budaya Betawi.
Advertisement
Rekomendasi