Sekelompok masyarakat menamakan diri Solidaritas Pengusaha Asli Papua memblokade jalan Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Kantor Balai Jalan Nasional Provinsi Papua Barat. Akibat aksi itu, para pegawai Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Kantor Balai Jalan Nasional Provinsi Papua Barat sedikit terganggu.Koordinator unjuk rasa, Jhoni Iyek, pada Selasa (23/3) mengatakan, aksi itu dilakukan sebagai bentuk kekecewaan masyarakat asli Papua, terutama mereka bergerak di bidang jasa konstruksi, karena kedua instansi ini dinilai tidak berpihak kepada pengusaha asli Papua. Dia mengatakan, tuntutan Solidaritas Pengusaha Asli Papua hanya satu, yakni supaya Dinas PU dan Balai Jalan Nasional mendahulukan dan melibatkan pengusaha asli Papua dalam proyek-proyek pemerintah ditangani kedua instansi itu."Pemalangan akan kami buka jika kepala dinas PU dan Kepala Balai Jalan Nasional Provinsi Papua Barat melakukan dialog dengan masa aksi Solidaritas Pengusaha Asli Papua, untuk membicarakan pemberdayaan terhadap pengusaha Papua pada setiap proyek yang ditangani kedua instansi tersebut," kata Jhoni seperti dilansir dari Antara.Jhoni mengatakan, para pengusaha itu sebelumnya telah menyampaikan aspirasi mereka kepada DPRD Provinsi Papua Barat, terutama Fraksi Otonomi Khusus supaya diperjuangkan.Wakil Ketua DPRD Papua Barat, R.L.H Mansawan mengatakan, hari ini DPRD bakal memanggil Dinas PU dan Balai Jalan Nasional Papua Barat buat mencari solusi terhadap permasalahan itu.
Kesal dianaktirikan, pengusaha Papua Barat blokir kantor Dinas PU
Para pengusaha setempat ngotot ingin menggarap proyek pemerintah.
Rekomendasi