Wakapolri Komjen Pol Badrodin Haiti mengaku sulit untuk mengusut video yang berisi anak-anak dilatih oleh militer ISIS. Video yang diunggah di Youtube berdurasi 2 menit itu berisi belasan anak-anak sedang mengikuti pelatihan militer atas nama bendera ISIS.Badrodin mengaku sulit karena video itu diunggah dari luar, bukan di Indonesia."Itu kemungkinan dari luar, jadi sulit dijangkau, tapi video sudah diblokir," ujarnya di Kompleks Istana Negara, Jakarta, Kamis (19/3).Badrodin mengaku belum jelas siapa yang mengunduh video itu. Namun, dia mencurigai ada yang membawahi orang-orang Indonesia dan Malaysia."Belum jelas, Tapi di sana ada satu unit yang membawahi orang-orang Indonesia dan Malaysia," ujarnya.Badrodin juga mencurigai video itu terlibat dengan jaringan teroris di Poso. "Ada (hubungannya)," ujarnya.Badrodin terus melakukan pengusutan terkait hal itu termasuk sumber dana pembiayaan teroris. Sebab, segala bentuk kegiatan teroris sangat mengancam keamanan masyarakat."Kegiatan bersenjata di sana perlu kita waspadai, karena mereka punya keahlian, punya pengalaman, kalau mereka kembali ke Indonesia bisa jadi ancaman, kalau melanggar hukum akan jadi ancaman untuk masyarakat," ujarnya.
Wakapolri sebut video anak dilatih ISIS terkait teroris Poso
Komjen Badrodin Haiti mengaku kesulitan mengusut video itu karena diunggah dari luar negeri, bukan di Indonesia.
Rekomendasi