Kapolda Aceh Irjen Pol Husen Hamidi telah memerintahkan Polres Aceh Utara untuk menyelidiki dan olah TKP, penembakan kantor Aceh Utara Development Committee (AU-DEC). Polisi hingga kini belum mengetahui motif penembakan ini."Belum tahu pelaku perlu penyelidikan lebih mendalam. Motifnya belum tahu," kata Irjen Pol Husen Hamidi usai serah terima jabatan Kadiv Humas Polda Aceh di Mapolda Aceh, Senin (16/3).Menurutnya, peristiwa ini menunjukkan masih ada pihak tertentu yang masih memegang senjata api. Oleh karena itu menjadi PR Kepolisian untuk menangkap pelaku yang masih menggunakan senjata api."Jelas ini sangat mengganggu Kamtibmas, Harus kita cari dan ungkapkan peredaran senjata api yang beredar di masyarakat," jelasnya.Hasil olah TKP sementara, pihak Polres Aceh Utara dibantu Polres Lhokseumawe menemukan selongsong peluru 2 butir dan 4 peluru aktif. Kemudian juga sudah diperiksa 2 orang saksi, termasuk pemilik kantor tersebut."Jenis senjata diperkirakan AK-45 dari temuan selongsongan peluru," jelasnya.Soal adanya dugaan lembaga AU-DEC ini disebut-sebut sesat, Polda Aceh belum bisa memastikan hal ini. Karena semua masih proses penyelidikan. Pihaknya juga belum mengetahui aktivitas lembaga tersebut."Kita belum tahu juga kegiatan di kantor itu. Soal ada meresahkan warga, kami juga belum mendapatkan laporan, namun sekarang terus kita selidiki," imbuhnya.Kendati demikian, jelas Husen Hamidi, bila ada indikasi mengarah meresahkan masyarakat, pihaknya akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas) setempat. Karena semua izin operasional berada lembaga tersebut."Termasuk kita akan koordinasi dengan pihak MPU (Majelis Permusyawaratan Ulama) setempat," tutupnya.Diberitakan sebelumnya, kantor lembaga asing AU-DEC yang beroperasi di Aceh Utara ditembak oleh pelaku bersenjata api, Minggu malam (15/3) sekitar pukul 19.30 WIB. Tidak ada korban jiwa, hanya beberapa kaca kantor depan pecah akibat tembakan tersebut.
Kantor LSM di Aceh diberondong AK-45, 4 peluru ditemukan di TKP
Polisi juga menemukan dua selongsong peluru dari TKP.
Rekomendasi