Sniper Tatang Koswara operasi keluarkan peluru pakai gunting kuku

Peluru musuh itu mengenai kaki Tatang. Tanpa rasa takut dia pakai gunting kuku buat mencabut peluru dari kakinya.

Ramadhian Fadillah
Oleh Ramadhian Fadillah - Reporter
Sniper Tatang Koswara operasi keluarkan peluru pakai gunting kuku
tatang koswara. ©youtube.com

Peltu Tatang Koswara meninggal saat syuting acara Hitam Putih bersama Deddy Corbuzier di Trans7. Beliau adalah sniper terbaik yang dimiliki TNI AD. Bahkan Tatang menduduki peringkat 13 dunia.Dulu mulai tahun 1975, Sersan Tatang ditugaskan bertempur di Timor Timur. Tugasnya menghabisi komandan lawan dengan senapan penembak jitu miliknya.Namun Tatang pun pernah tertembak musuh. Saat itu dia sebenarnya bukan dalam misi penyerangan namun hanya intelijen."Saya seorang diri mengintai posisi musuh pukul 10.00 malam. Saat itu, saya mengamati posisi musuh dengan teropong malam untuk memberikan informasi pada pasukan yang akan menyerang keesokan harinya," kata Tatang saat Syuting Hitam Putih, Selasa (3/3).Namun saat mendekat di jarak 300 meter, rupanya Tatang sudah masuk terlalu jauh ke dalam posisi musuh. Dia melihat ada komandan freetilin yang menjadi targetnya. Tatang membidik musuhnya itu. Sedetik pun sang komandan tak pernah lepas dari teropong bidik Tatang."Saya sudah bidik dia dari malam. Tapi sniper itu beda dengan pasukan biasa. Harus sabar, harus cermat dan hati-hati," kata Tatang.Pukul 05.00 pagi dia melihat target bergerak sedikit menjauh dari induk pasukan. Ini kesempatan terbaik untuk menghabisi musuh. Tatang menarik picunya. Dor! Sebutir peluru melesat menghabisi nyawa sang komandan musuh.Namun rupanya di lembah juga ada sejumlah pasukan Freetilin. Mereka langsung memberondong posisi Tatang. Saat itulah Tatang terkena tembakan."Saya tidak tertembak langsung. Peluru itu memantul kena kayu dan mengenai kaki saya. Awalnya tidak sakit, tapi terus mengeluarkan darah," bebernya.Jika terus berdarah, maka akan meninggalkan jejak. Hal ini sangat berisiko bagi sniper yang harus meloloskan diri dari jantung kekuatan musuh. Maka Tatang melakukan tindakan nekat yang bikin merinding.Dia melakukan operasi darurat dengan gunting kuku. Dikoreknya luka tersebut dan diambilnya serpihan peluru tersebut. Semua dilakukan di tengah pelolosan. Tanpa obat bius sedikit pun."Saya pakai gunting kuku," katanya.Kini kisah-kisah heroik itu tinggal kenangan. Selamat jalan Pak Tatang Koswara.

Rekomendasi