Takut Lumpia diklaim, aktivis Semarang ancam gruduk kedubes Malaysia

Makanan khas Kota Semarang, Lumpia, diklaim sebagai produk negeri jiran tersebut.

Parwito
Oleh Parwito - Reporter
Takut Lumpia diklaim, aktivis Semarang ancam gruduk kedubes Malaysia
Ilustrasi lumpia. ©2013 Merdeka.com/Shutterstock/Hassel Sinar

Puluhan aktivis Semarang, Jawa Tengah, mengancam akan menggeruduk Kedutaan Besar (Kedubes) Malaysia yang berada di Jakarta bila makanan khas Kota Semarang, Lumpia, diklaim sebagai produk negeri jiran tersebut."Berangkat dari kekhawatiran dan kerisauan keluarga sang penemu, yaitu Bu Meme, keluarga keturunan Tjoa Tjay Joe dan Mbok Wasih yang merupakan pencipta Lumpia dengan pengusaha dan masyarakat sekitar, maka kami puluhan aktivis yang tergabung dalam Formas Budi besok akan mendatangi dan melakukan aksi di Kedubes Malaysia di Jakarta," kata Koordinator Formas Budi Rahmulyo Adi Wibowo kepada merdeka.com di Bandara Ahmad Yani Kota Semarang, Kamis (20/2).Rahmulyo menjelaskan, produk kuliner jenis Lumpia telah ditetapkan oleh pemerintah RI pada 17 Oktober 2014 lalu sebagai budaya warisan harta benda Indonesia. Selain itu juga Dinas Pariwisata (Disparta) Provinsi Jateng juga akan mengusulkan ke UNESCO sebagai warisan budaya dunia."Namun, dengan sepak terjang Malaysia yang sering mengklaim budaya milik Indonesia, maka kami besok akan mendatangi Kedubes Malaysia untuk menyatakan bahwa Lumpia adalah makanan khas, Kota Semarang, Jawa Tengah. Sekaligus hasil budaya kuliner Indonesia. Kami akan menemui Kedubes Malaysia. Antisipasi jangan sampai kemalingan, baru ada pos ronda. Kita antisipasi," ungkapnya yang juga ketua Komisi Informasi Pusat (KIP) Provinsi Jawa Tengah ini.Dirinya bersama teman-teman aktivis Kota Semarang yang saat ini sudah berada di Jakarta saat demo di depan Kedubes Malaysia nanti akan mengenakan atribut berupa kaos dalam berbagai warna bertuliskan; #savelumpia, #janganlagiklaimbudayakami, #savelumpiajanganlagiklaimmilikkami."Selain itu, kami sekitar 50 orang massa juga telah mempersiapkan produk makanan lumpia dalam ukuran besar atau jumbo dengan dihisasi bendera warna merah putih untuk kita serahkan ke pejabat Kedubes Malaysia yang ada di Indonesia. Sehingga mereka biar tahu bahwa produk Lumpia adalah produk asli Semarang, Jawa Tengah, Indonesia," kata mantan aktivis Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) Kota Semarang ini."Kita lengah hal seperti ini diakui oleh negara Malaysia akan repot kan. Malaysia serumpun dengan kita banyak pendatang datang ke sana. Bertepatan dengan setahun Lumpia Delight miliknya itu, maka saya dan kawan-kawan tidak berpangku tangan ada budaya bangsa diklaim oleh pemerintah Malaysia untuk ini kita antisipasi dan kasih tahu ke mereka (Malaysia) dan kami mengadvokasinya," ucapnya.Rahmulyo berharap, dengan demo mendatangi Kedubes Malaysia, pemerintah Malaysia tidak akan sembarangan dan dengan gampang mengklaim sejumlah produk atau kebudayaan milik Indonesia seperti yang sudah-sudah terjadi."Kalau sudah kita tekankan ke mereka dengan cara begitu, maka mereka tidak akan berani main-main asal mengklaim produk atau kebudayaan milik Indonesia secara mudah," pungkasnya.

Halaman
Rekomendasi