Tepergok sodomi bocah SD, kernet bus kota babak belur dihajar massa

Pelaku datang dan langsung menarik tangan korban dan diajak ke gorong-gorong.

Irwanto
Oleh Irwanto - Reporter
Tepergok sodomi bocah SD, kernet bus kota babak belur dihajar massa
Ilustrasi Pelecehan Seksual Anak. ©2014 Merdeka.com

Aksi bejat yang dilakukan Andre (21), kernet bus kota terhadap bocah berusia 10 tahun berinisial KP, dipergoki warga. Saat hendak menyodomi bocah itu, Andre menjadi bulan-bulan warga yang geram.Dengan badan babak belur, warga Jalan Ki Marogan, Lorong Aman, Kelurahan Kemas Rindu, Kecamatan Kertapati, Palembang, itu akhirnya digiring ke Mapolresta Palembang. Sementara korban dibawa serta untuk diminta keterangan.Peristiwa itu terjadi di kawasan Kambang Iwak Palembang, Senin (2/2) pagi. Saat itu, korban tengah melihat orang mancing ikan. Lalu pelaku datang dan langsung menarik tangan korban dan diajak ke gorong-gorong.Korban berusaha menjerit meminta pertolongan. Namun, pemuda itu langsung melepas celananya dan siap menyodomi bocah kelas VI SD tersebut.Beruntung, perbuatan itu gagal terjadi setelah seorang wanita memergokinya dan berteriak sehingga warga di sekitar berkerumun. Pelaku yang tak bisa lagi kabur, digebuki warga hingga babak belur.Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Suryadi mengungkapkan, pelaku dibawa warga ke kantor polisi lantaran tepergok hendak menyodomi korbannya. Saat kejadian, celana pelaku sudah terlepas sementara celana korban baru hendak dilepas pelaku."Pelaku sudah kita tahan dan diperiksa," ungkap Suryadi, Senin (2/2).Sementara korban KP mengaku tidak mengenal pelaku. Dia datang sendiri ke Kambang Iwak hanya untuk melihat orang mancing."Pas lihat-lihat, dia (pelaku) tarik tangan saya, dibawa ke gorong-gorong. Udah teriak tapi tetap dipaksa," tukasnya.

Rekomendasi