KNKT janji ungkap hasil investigasi jatuhnya AirAsia ke publik

Hasil investigasi diungkap sebagai pembelajaran bagi pilot agar insiden AirAsia tidak terulang lagi.

Mohammad Yudha Prasetya
KNKT janji ungkap hasil investigasi jatuhnya AirAsia ke publik
CVR kotak hitam AirAsia. ©AFP PHOTO/Adek Berry

Sebagai pembelajaran bagi para pilot agar kecelakaan penerbangan tidak terjadi lagi di masa mendatang, tim investigasi AirAsia QZ8501 berjanji akan memaparkan hasil investigasi terhadap kotak hitam dari pesawat nahas tersebut.Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) butuh waktu hingga satu tahun untuk menyelidiki data dari kotak hitam tersebut."Hasil investigasi ini nantinya akan terbuka untuk masyarakat sebagai pembelajaran, khususnya bagi pilot agar kecelakaan tidak terjadi lagi," kata Kepala Subkomite Penyelidikan Kecelakaan Transportasi Udara, Masruri, di Kantor KNKT, Jakarta, Rabu (14/1).Namun, KNKT sendiri nantinya akan membatasi hasil investigasi mana saja yang akan dipublish, dengan merujuk pada peraturan penerbangan internasional Annex 13 yang dikeluarkan International Civil Aviation Organization (ICAO)."Walaupun nantinya hasil investigasi dapat diketahui masyarakat, namun isi percakapan antara pilot dan co-pilot dalam CVR tidak akan dipublikasikan oleh KNKT. Hal-hal yang tidak terkait dengan tujuan penyelidikan tidak ditulis. Yang relevan itu yang dikaji. Kami selalu mempublikasikan setiap report di situs KNKT," kata Masruri.Ke depannya, laporan investigasi terkait konten dari kotak hitam yang diperiksa oleh tim KNKT tersebut, tidak akan digunakan untuk tujuan hukum. Penyelidikan hanya dilakukan untuk mengkaji sebab-sebab terjadinya kecelakaan pesawat AirAsia QZ8501 tersebut.Diketahui, dalam melakukan investigasinya itu, KNKT turut dibantu enam orang peneliti dari Bureau d'Enquêtes et d'Analyses (BEA), yang merupakan badan nasional keselamatan penerbangan asal Perancis. Waktu yang dibutuhkan untuk proses transkripsi data dari CVR dan FDR, diperkirakan akan selesai dalam waktu satu hingga dua minggu kedepan. Namun, analisis dan pengolahan data terhadap isi CVR dan FDR dipastikan memakan waktu berbulan-bulan lamanya.

Rekomendasi