Lawan TNI, ibu-ibu korban gusuran di Cililitan pamer payudara

Aksi ini dilakukan agar aparat TNI tidak terus bergerak masuk dan menggusur rumah mereka.

Imam Buhori
Oleh Imam Buhori - Reporter
Lawan TNI, ibu-ibu korban gusuran di Cililitan pamer payudara
Warga Batalyon Siliwangi tolak penggusuran. ©2015 merdeka.com/imam buhori

Upaya warga kompleks Batalyon Siliwangi di Cililitan, Jakarta Timur menghadang upaya penertiban berhasil didorong mundur aparat TNI Kodam Jaya, Kamis (8/1). Penertiban yang dilakukan Kodam Jaya untuk membangun kembali asrama prajurit di atas lahan seluas 4 hektare.Tidak ingin personel TNI terus merangsek masuk ke dalam, seorang wanita langsung membuka baju dan menantang aparat. Namun, aksinya tersebut tak membuat ratusan personel diam, mereka terus merangsek masuk menuju kompleks tersebut.Sebelumnya, warga memblokir Jalan Dewi Sartika dengan membakar ban dan kayu untuk menghalau personel TNI yang akan menggusur komplek Batalyon Siliwangi di Cililitan, Jakarta Timur, Kamis (8/1) pagi.

Akibatnya, arus lalu lintas di Jalan Dewi Sartika mengalami kemacetan parah. Sementara puluhan anggota TNI Angkatan Darat dibantu dengan puluhan anggota Satpol PP sudah bersiaga. Beberapa truk milik TNI AD juga terparkir.Pantauan merdeka.com, arus lalu lintas terutama dari arah Jalan Otista Raya menuju Cililitan mengalami kemacetan bahkan sebagian ruas jalan dari lampu merah Jalan Dewi Sartika yang menuju PGC Cililitan ditutup. Begitu pula arah sebaliknya.Dari informasi yang didapat merdeka.com di lokasi, penutupan jalan tersebut dimulai sejak pukul 07.00 WIB.Sementara, Kepala Hukum Kodam Jaya, Kolonel I Nyoman Suparta membantah tindakan itu sebagai penggusuran. Langkah itu dilaksanakan karena Kodam mensinyalir kompleks tersebut di menjadi sarang narkoba."Sekali lagi ini bukan penggusuran tapi penertiban. Sebab faktanya, kemarin itu sekitar dua minggu lalu di kampung ini dijadikan tempat sarang narkoba berupa ganja dan sabu kita temukan," kata Kepala Hukum Kodam Jaya, Kolonel I Nyoman Suparta, saat ditemui di lokasi, Kamis (8/1)

Rekomendasi