Pesawat AirAsia QZ8501 jatuh di wilayah perairan Pangkalanbun, Kalimantan Tengah. Sejumlah jenazah ditemukan tak jauh dari titik hilangnya pesawat.TNI AD ikut membantu proses evakuasi pesawat yang berpenumpang 155 orang dengan 7 kru itu. Selain menerbangkan empat helikopter, TNI AD juga menerjunkan Kapal Motor Cepat (KMC) dibantu kapal milik nelayan untuk mencari korban."Sepanjang pantai dikerahkan 1 Satuan Setingkat Kompi (SSK) prajurit Yonif 631/ATG ditambah Babinsa dan masyarakat melakukan pencarian disepanjang pantai," kata TNI AD dalam rilis yang disampaikan Dinas Penerangan TNI AD kepada merdeka.com, Rabu (31/12).Sementara itu, untuk proses pencarian hari keempat, Danrem 102/Panju Panjung Kolonel Sulaiman Agusto menggunakan KMC dan 3 Tug boat dibantu kapal kapal milik nelayan bergerak menuju lokasi diketemukannya serpihan pesawat Air Asia QZ8501.Kodam XII/Tanjungpura juga melaksanakan bantuan evakuasi jenazah baik di pelabuhan Kumai maupun di bandara dan proses memasukan jenazah ke dalam peti untuk dibawa ke Surabaya. Selanjutnya, di Bandara Juanda Surabaya, Kodam V/Brawijaya sudah menyiapkan tim dokter untuk membantu identifikasi dan menyiapkan ambulan untuk membawa jenazah sampai ke tempat keluarga korban dengan pengawalan dari Pomdam V/Brawijaya.
TNI AD dan nelayan ikut bantu proses evakuasi AirAsia QZ8501
Serpihan Pesawat AirAsia dan jenazah penumpang ditemukan mengambang di perairan Pangkalanbun.
Rekomendasi