JK sebut sudah biasa warga asing jadi bos BUMN

Kebijakan pemerintahan Jokowi warga asing bisa jadi bos BUMN menuai polemik.

Sri Wiyanti
Oleh Sri Wiyanti - Reporter
JK sebut sudah biasa warga asing jadi bos BUMN
Jusuf Kalla hadiri acara NU. ©2014 merdeka.com/dwi narwoko

Wakil Presiden Jusuf Kalla menilai, wacana pengangkatan Direktur Utama perusahaan-perusahaan BUMN dari kalangan ekspatriat atau non Warga Negara Indonesia (WNI), bukan hal baru.Menurut JK, bukan soal ekspatriat atau WNI yang menjadi pertimbangan, namun kemampuan dalam membawa perusahaan BUMN menjadi lebih maju yang menjadi pertimbangan."Itu bukan hal yang baru karena yang dibutuhkan bukan asing atau dalam negeri tetapi suatu yang mempunyai keahlian tertentu baru profesionalisme," kata JK di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (18/12).JK menilai, sudah beberapa BUMN sudah memiliki ekspatriat di tubuh perusahaan. Hal ini didasari oleh kemampuan individu tersebut. Apabila ada WNI yang memiliki kemampuan dan profesionalisme yang mumpuni, JK mengatakan, pemerintah tentu akan mempertimbangkannya."Kalau ada yang memang kita (WNI profesional) kurang ya untuk kebutuhan ya tentu bisa saja, bisa saja. Belum tentu harus (Ekspatriat). Kayak di Pertamina dulu banyak orang asing yang kerja," tutur JK.Sebelumnya kebijakan pemerintahan Jokowi untuk mengangkat warga asing jadi bos BUMN menuai polemik. Kubu Prabowo menilai Jokowi tak menghargai kemampuan warga Indonesia.

Rekomendasi