Salah satu yang kawasan paling terkenal sebagai kawasan mobil goyang adalah Pantai Ancol, Jakarta Utara. Para pasangan menggunakan mobil sebagai tempat mesum sehingga bergoyang-goyang.Bukan rahasia lagi, banyak pemuda dan pemudi yang kerap melakukan hubungan seksual di dalam mobil yang biasa diparkir di Pantai Ancol. Orang biasa menyebut fenomena ini sebagai 'mobil goyang' di Ancol."Dulu sekitar tahun 2000-an gue pernah ngalamin sendiri bareng teman, gue bawa dari kawasan Salemba cewek dua orang. Mobilnya goyang sendiri, ada cewek dua," ujar Along kepada merdeka.com sambil tersipu malu, Jumat (29/11) lalu.Along menambahkan, dirinya melakukan hal tersebut tidak terlepas dari suasana pantai yang mengasyikkan. Selain itu, dirinya bersama temannya mencari tempat yang aman sebelum melakukan hubungan intim di dalam mobil."Pasti lah gue cari tempat parkir yang jauh dari keramaian dulu dan waktunya pun lewat tengah malam, biar aman bos," tuturnya.Sudah sejak puluhan tahun lalu kawasan Ancol tak lepas dari tempat mesum. Dulu tahun 1970an kawasan Ancol terkenal dengan nama Binaria. Ada bioskop mobil alias bioskop drive-in yang terkenal buat anak muda Jakarta.Nyatanya anak-anak muda itu lebih suka menjadikan sarana bioskop luar ruang itu sebagai tempat mesum. Mereka tak menonton film malah sibuk sendiri dalam mobil.Lalu di sepanjang sirkuit Ancol, setiap malam mobil-mobil parkir dan bergoyang. Karena itu pemuda 70-80an mengingatnya sebagai Ancol lover's lane.Tahun 1970-an, Wartawati Sinar Harapan Yuyu AN Krisna melakukan liputan mendalam soal prostitusi di Jakarta. Baik yang terselubung hingga yang terang benderang. Karya Yuyu ini kemudian diterbitkan dengan judul Remang-remang Jakarta oleh penerbit Sinar Harapan tahun 1979. Buku ini kemudian diangkat ke layar perak dengan judul sama.Yuyu menulis penikmat Ancol lover's lane tak cuma pasangan kekasih. Banyak PSK yang menjajakan diri di sepanjang lokasi sirkuit.Jika tak mau main di mobil, ada motel dan tenda di kawasan Ancol. Untuk pasangan yang tak punya uang, mereka bahkan hanya menggelar tikar dan melampiaskan napsu ditutupi semak-semak.Tahun 1979 Yuyu mencatat PSK itu dibayar Rp 4.000 sampai Rp 10.000. Harga rokok sebungkus saat itu berkisar Rp 500 sampai Rp 600.
Kisah mesum di mobil Goyang Ancol dulu dan sekarang
Dari zaman Binaria sampai sekarang, banyak mobil goyang di kawasan wisata utara Jakarta ini. Seperti apa kisahnya?
Rekomendasi