Setelah melakukan oleh TKP dari tim forensik, pihak kepolisian tidak menemukan jejak bekas bubuk mesiu yang biasa ada saat melakukan tembakan dengan senjata api. Meski demikian pihak kepolisian sudah mengetahui bahwa senjata api yang digunakan merupakan senjata rakitan.
Kabid Humas Polda DIY, AKBP Anny Pujiastuti mengatakan sejauh ini dari TKP sudah menemukan barang bukti namun belum menemukan jejak mesiu. Karena itu pihaknya akan melakukan penjagaan TKP supaya tidak merubah kondisi TKP.
"Tidak ditemukan jejak mesiu di lokasi TKP, sampai sekarang TKP dijaga karena masih terus melakukan olah TKP," kata Anny di Polda DIY, Jumat (07/11).
Selain itu pihak kepolisian juga sudah mengetahui bahwa peluru yang ditembakan pecah saat mengenai target mobil. Menurut Anny, pihak forensik menemukan serpihan peluru di dua tempat yaitu di dalam jok dan di dalam bodi mobil.
"Benar ada serpihan peluru di dalam jok dan juga di dalam bodi mobil, namun berapa jumlahnya belum ada keterangan," ujarnya.
Sementara itu pihak kepolisian sampai hari ini masih terus melakukan olah TKP. Dari pantauan merdeka.com di rumah Amien Rais, Jumat (07/11) pagi, masih ada polisi yang melakukan olah TKP dan juga berjaga di depan rumah Amien Rais.
Pihak kepolisian hingga kini masih belum mengetahui siapa pelaku dan juga motif penembakan di rumah Amien Rais.