Ini sosok Raden Nuh, admin Triomacan 2000 yang dibekuk polisi

Raden Nuh juga sempat mencicipi Calon Anggota Legislatif DPR-RI periode 2014-2019 lalu melalui Partai Hanura.

Agib Tanjung
Oleh Agib Tanjung - Reporter
Ini sosok Raden Nuh, admin Triomacan 2000 yang dibekuk polisi
Raden Nuh. ©jariungu.com

Kemarin polisi baru saja menangkap Raden Nuh. Salah satu admin akun Twitter Trio Macan 2000 (@TM2000back).Polisi menangkap Raden Nuh terkait laporan bernomor LP/3931/X/2014/PMJ/ Dit. Reskrimsus pada (29/10/2014) oleh pelapor Abdul Satar, salah satu petinggi PT Telkom.Dalam laporan ini, Abdul Satar diduga diperas oleh terlapor Harry Koes dan teman-temannya hingga sebesar Rp 358 juta. Harry Koes ditengarai merupakan kawan dekat Raden Nuh.Kasubdit Cyber Crime Ditkrimsus Polda Metro Jaya Kombes Hilarius Duha mengatakan, selain pemerasan, Raden Nuh juga diduga melakukan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Raden Nuh ditangkap di indekosnya di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Minggu (2/11) dini hari."Dia (Raden Nuh) dalang dari semua kejahatan ini," kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Aris Budiman di Jakarta, Minggu (2/11).Lalu siapa sebenarnya Raden Nuh itu?Sejak 2012 silam, Raden Nuh memang sudah disebut-sebut sebagai pengendali akun Trio Macan 2000. Kala itu nama akunnya masih @TrioMacan2000, belum @TM2000back seperti sekarang.Raden Nuh juga pernah mengakui secara blak-blakan jika dirinya memang admin Trio Macan. Namun dia akan berkicau menggunakan dengan akun itu pada saat isu-isu yang dianggapnya menarik saja, seperti kala itu sedang ramai kasus Cicak vs Buaya (KPK vs Polri).Dirangkum dari berbagai sumber, Raden Nuh yang kini berusia 42 tahun dulunya adalah anggota Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Pria yang menghabiskan masa kecilnya di Medan ini memang sangat enerjik ketika masih menjadi mahasiswa. Dia memimpin berbagai macam organisasi dan dikenal sebagai aktivis pada zamannya.Selain itu, Raden Nuh juga sempat mencicipi Calon Anggota Legislatif DPR-RI periode 2014-2019 lalu melalui Partai Hanura. Dirinya berjuang di Dapil Sumatera Barat II. Namun gagal.Dia membantah pernah memeras Bos PT Telkom. Pria ini mengaku membuat akun trio macan bukan untuk melakukan pemerasan."Saya tidak pernah dan tak akan pernah melakukan pemerasan terhadap Abdul Satar atau Wahyu Sakti Trenggono atau siapa pun juga, baik pada masa lalu, sekarang atau masa akan datang karena tindakan itu jauh dari sifat dan karakter saya. Jangankan berbuat pemerasan, memikirkannya saja saya tak pernah," kata Nuh seperti ditulis dalam situs berita miliknya.

Rekomendasi