Kasus sepakbola gajah, suporter PSIS keberatan hukuman PSSI

Hukuman dari Komdis PSSI, PSIS Semarang kena sanksi diskualifikasi.

Fariz Fardianto
Oleh Fariz Fardianto - Reporter
Kasus sepakbola gajah, suporter PSIS keberatan hukuman PSSI
Suporter PSIS Semarang. ©2014 Merdeka.com

Ratusan suporter fanatik PSIS Semarang menggelar aksi simpatik di gerbang masuk kantor gubernur Jawa Tengah, Jalan Pahlawan Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (1/11) sekitar pukul 21.00 WIB malam tadi. Mereka menggalang 10 ribu tanda tangan, karena kecewa atas sanksi Komisi Disiplin (Komdis) PSSI bagi tim berjuluk Laskar Mahesa Jenar tersebut.Tak hanya itu saja, di depan kantor Gubernur Ganjar Pranowo, mereka juga menempelkan spanduk bertuliskan 'Kau Ku Bangga Bersamamu Selalu'.Aksi simpatik ini juga sebagai dukungan bagi PSIS Semarang yang akan dijatuhi sanksi diskualifikasi oleh Komdis PSSI berkaitan dengan pertandingan 'sepakbola gajah' saat melawan PSS Sleman di Lapangan AAU Sleman, Yogyakarta pada dua pekan lalu.Ketua Umum Panser Biru, Mario Baskoro mengatakan, aksi penggalangan tanda tangan ini melibatkan semua lapisan masyarakat dan suporter fanatik PSIS yang berkumpul di Jalan Pahlawan. Dia pun mengaku rela patungan untuk membeli kain putih sepanjang 50 meter untuk ditandatangani oleh rekan-rekannya."Pada intinya, kami memberikan dukungan moral bagi PSIS karena tim ini menjadi kebanggaan wong Semarang," kata Mario.Mario berharap, Komdis PSSI bisa membuka mata karena sanksi diskualifikasi yang dijatuhkan bagi PSIS dinilai gegabah dan terburu-buru."Itu pasti menyakiti semua warga dan tidak hanya suporter saja. Karena, berkaca pada kasus 'sepakbola gajah' di Piala Tiger 1998 silam, hanya Mursyid Effendi yang disanksi. Tapi kenapa dalam kasus serupa, malah PSIS yang dihukum," beber Mario.Di tempat yang sama, Ketua Suporter Semarang Extreme (Snex), Doni Kurniawan mengungkapkan, aksi rekan-rekannya guna menggugah Komdis PSSI sekaligus meminta Ketua PSSI Djohar Arifin mengkaji ulang hukuman yang dijatuhkan bagi tim kesayangannya."Hukuman diskualifikasi terlalu berat bagi kami," ungkap Doni.Doni mengaku kecewa atas sanksi dari Komdis PSSI tersebut. Maka dari itu, semua rekan-rekannya bakal menggelar aksi serupa di kota-kota besar lainnya seperti Jakarta dan Bandung."Kami minta PSSI mengkaji sanksi yang terlalu dini ini. Apalagi, yang dihukum kali ini timnya langsung," kecamnya.

Rekomendasi