Ari Wibowo (16) tak diterima belajar di institusi pendidikan formal. Namun, dia tak berhenti mencari ilmu. Ari kini mengikuti pendidikan agama di kampungnya."Ari sudah bisa baca Al Quran, sekarang tingkat Jus Amma ngaji di Majelis Taklim Nurul Anwar ini. Saya kasian awalnya mau sekolah di tolak jadi di sini saya persilakan buat mengaji," kata guru ngaji Ari, Fatimah di Majelis Taklim Nurul Anwar, Tangerang, Jumat (26/9).Fatimah menyatakan awalnya santrinya takut dengan keadaan Ari. Namun, lambat-laun mereka terbiasa dengan keadaan Ari tersebut."Kalau awal-awal pada berhenti takut (santri lain). Alhamdulillah lama-kelamaan gak ada yang takut, sudah enam tahunan ngajinya" terang dia.Masih menurutnya, akibat sakit yang dideritanya, Ari masih suka menyendiri di tempat ngaji itu. Teman-temannya kadang enggan mendekat akibat bau yang keluar dari tubuhnya."Kadang di depan, kadang di belakang (duduknya Ari). Dia suka sendiri karena mungkin temen-temennya menghindar ada bau amisnya," pungkas dia.
Ditolak sekolah, Ari 'kulit ular' kini belajar mengaji
Awalnya santri lain takut melihat Ari. Namun lama kelamaan mereka terbiasa.
Advertisement
Rekomendasi