Ari bocah 'berkulit ular' jaga warnet buat beli salep pelembap

Selain untuk jajan, pendapatan dari menjaga warnet dia pakai untuk jajan.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Ari bocah 'berkulit ular' jaga warnet buat beli salep pelembap
Ari Wibowo bocah berkulit ular. ©2014 merdeka.com/efendi

Sakit yang diderita Ari Wibowo (16), cukup membuatnya tersiksa. Kulit yang bersisik seperti ular membuatnya harus berulang kali membasahi seluruh badan agar tak kaku dan adem.Meski tak mengobati sakitnya, cara tradisional ini sudah dipakai keluarga untuk mengobati Ari sejak kecil. Selain dengan air, kulit keras dan kasar itu juga harus diolesi salep pelembap.Cara sederhana ini dipilih keluarga tak punya biaya bila harus bolak balik ke rumah sakit dan menebus obat. Bahkan untuk membeli salep koreng atau salep kopekor, dia harus bekerja menjaga warnet.Pekerjaan itu begitu dia nikmati. Selain untuk mencari uang, menjadi penjaga warnet cukup menghibur dirinya."Bukanya pukul 08.00 WIB sampai pukul 22.00 WIB. Yang datang banyak, puluhan," kata Ari saat berbincang santai dengan merdeka.com, di Tangerang Selatan, Jumat (26/9).Menurutnya warnet tersebut adalah milik bibinya. Tarif di warnet tersebut sejam Rp 3.000 untuk penyewaan."Warnet milik Tante Eva. Bayarnya sejam tiga ribu," terang dia.Hasil dari menjaga warnet dia gunakan untuk membeli jajan. Selain itu juga dipakai membeli salep pelembap."Duitnya buat jajan saja. Beli obat juga iya," pungkas dia.

Rekomendasi