Jasad anak tiba di Karanganyar, orang tua korban MH17 pingsan

Bupati Karanganyar, Juliatmono, berjanji menanggung biaya anak Supartini, Rika, hingga SMA.

Arie Sunaryo
Oleh Arie Sunaryo - Reporter
Jasad anak tiba di Karanganyar, orang tua korban MH17 pingsan
Penyerahan korban MH17 di Solo. ©2014 Merdeka.com

Setelah perjalanan sekitar satu jam, jenazah Supartini korban jatuhnya pesawat Malaysia Airlines MH17 tiba di rumah duka sekitar pukul 15.00 WIB. Di rumah orang tua korban di Dukuh Sidorejo, Desa RT 11/RW 2 Desa Munggur, Mojogedang, Karanganyar, beberapa kerabat nampak pingsan sebab tak kuasa menahan sedih.Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar, Juliatmono dan Rohadi Widodo, nampak hadir di samping para sanak saudara dan dan ratusan pelayat yang hadir. Isak tangis keluarga pecah saat mobil ambulans milik Rumah Sakit Islam Kustati membawa jenazah dari bandara Internasional Adi Soemarmo, Solo, tiba di rumah duka.Kedua orang tua Supartini, Harto Kemin dan Sriyatun, terlihat lemas dan sempat pingsan. Keduanya lantas harus dipapah oleh tetangganya karena tak mampu berjalan akibat sedih.Anak semata wayang Supartini, Rika, nampak histeris saat jasad ibunya sampai. Rika berulang kali memanggil ibunya saat peti jenazah dimasukkan ke dalam rumah. Meski sejumlah kerabat berusaha menenangkan, tapi bocah masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama ini tak mau beranjak dari peti jenazah ibunya. Dia baru berpindah dari setelah diberitahu jenazah ibunya akan disalatkan,Bupati Juliatmono meminta kepada pihak keluarga yang ditinggalkan agar tetap tabah. Apalagi Supartini berada di negeri Belanda untuk mencari nafkah bagi keluarganya. Mengenai masa depan Rika, Juliatmono berjanji akan memberikan beasiswa hingga jenjang Sekolah Menengah Atas."Kami juga mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak Malaysia Airlines dan kedutaan Belanda yang telah mengantarkan Jenazah Supartini sampai di rumah duka," kata Juliatmono.Sementara itu Harto Kemin, ayah Supartini, mengaku hingga saat ini pihaknya belum menerima tali asih atau sumbangan lainnya dari pihak Malaysia Airline."Yang terpenting bagi kami jenazah Supartini bisa dipulangkan ke tanah air. Sampai sekarang saya tidak menerima apapun dari Malaysia Airline," ucap Hartono.

Rekomendasi