Usai tampar kekasih, Adrian tewas gantung diri di atap kamar kos

Tak lama setelah ditampar, pacar korban kaget ketika mendapati tubuh kekasihnya sudah tidak bernyawa.

Fariz Fardianto
Oleh Fariz Fardianto - Reporter
Usai tampar kekasih, Adrian tewas gantung diri di atap kamar kos
Ilustrasi Bunuh Diri. ©2014 Merdeka.com

Gara-gara rebutan pacar, Adrian Dwi Pratama (20), warga Juwana Pati, nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di atap rumah kostnya, di RT 02/RW II Kampung Bawangan, Kelurahan Siwalan Kecamatan Gayamsari Kota Semarang, Senin (1/9).Mayat Adrian pertama kali ditemukan oleh temannya sekitar pukul 15.05 WIB sore tadi. Yadi seorang saksi mata, mengatakan, mayat korban ditemukan tergantung dengan seutas tali dengan lidah terjulur di dapur rumah kost korban.Awalnya, kata Yadi, korban sempat bertengkar dengan Sagita Rara yang merupakan pacarnya di depan rumah. Saat itu, korban sempat menampar pacarnya. Diduga karena cemburu buta, korban yang jengkel lalu masuk ke dalam rumah sedangkan sang pacar memilih menunggu di kamar kost korban.Namun, tak lama kemudian pacar korban kaget ketika mendapati tubuh kekasihnya sudah tidak bernyawa dan menggantung di dapur. "Karena saking syoknya, pacar korban langsung pingsan," kata Yadi, di lokasi kejadian.Sebelum ditemukan gantung diri, korban sempat meninggalkan sepucuk surat. "Isinya menyuruh teman-temannya menjaga pacarnya, karena dia sudah jenuh dengan kehidupan ini," kata dia sambil menirukan isi surat korban.Usai mengetahui peristiwa tersebut, warga lalu melaporkan ke Polsek Gayamsari. Tim identifikasi gabungan dari Polsek Gayamsari dan Polrestabes Semarang yang datang, kemudian mengidentifikasi mayat korban.Sejauh ini, orangtua korban juga sudah diberitahu berkaitan kematian anaknya. Saat ini, mayat mahasiswa Semester IV IKIP PGRI Semarang itu sudah dibawa ke kamar jenazah RSUP Dr Kariyadi untuk diautopsi.

Rekomendasi