Hapal Kahlil Gibran, Hamdan Zoelva selalu buat puisi untuk istri

Kata Hamdan, istrinya lebih senang mendapat puisi daripada barang.

Lia Harahap
Oleh Lia Harahap - Reporter
Hapal Kahlil Gibran, Hamdan Zoelva selalu buat puisi untuk istri
Hamdan Zoelva. ©2014 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Hamdan Zoelva muda senang sekali membaca. Hobi itu masih terus dia lakukan meski kesibukannya sebagai ketua Mahkamah Konstitusi cukup menyita waktu.Saat berbincang santai dengan awak KLN Network, Hamdan mengaku punya satu buku bacaan yang sering dibawa ke mana pun dia pergi."Dulu ada satu buku yang selalu saya dibawa ke mana-mana dan hampir saya hafal (isi). Buku itu tulisannya Al Maududi mengenai dasar-dasar agama Islam. Itu hampir saya hafal," katanya di Gedung Mahkamah Konstitusi, kemarin.Dari sekian banyak koleksi buku yang dimiliki Hamdan, dia punya satu buku lagi yang isinya hampir khatam di luar kepala. Buku itu bertuliskan puisi-puisi karya Kahlil Gibran."Kemudian yang rata-rata saya hafal adalah puisi-puisinya Kahlil Gibran. Saya dulu suka beli bukunya. Itu dulu setiap Kahlil Gibran, saya beli saat masih mahasiswa," ucapnya tersenyum sembari mengenang masa muda.Lucunya, kata Hamdan, puisi-puisi itu kini menginspirasi dirinya untuk menciptakan karya serupa. Meski tak dipublish untuk umum, ada satu orang yang selalu menanti bait-bait puisi buah karya Hamdan. Siapa dia?"Saya banyak bikin puisi, tapi hanya untuk keperluan diri sendiri dan setiap ulang tahun istri saya kasih puisi. Dan dia merasa lebih senang dapat puisi dari saya daripada dapat barang," ungkap mantan politikus Partai Bulan Bintang ini.Saat diminta membacakan sebait puisi yang pernah diberikannya untuk istri tercinta, Nina Damayanti, Hamdan lantas tertawa. Dia mengaku sudah lupa."Waduh apa, saya harus buka lagi. Saya enggak hafal, tapi rata-rata setiap ulang tahun saya kasih puisi," tambah ayah tiga anak ini.

Rekomendasi